Breaking News:

Konflik Palestina Vs Israel

Foto-Foto Kengerian Kondisi Gaza yang Dibombardir Israel, Warga Palestina: Tak Ada yang Tersisa

Wilayah Gaza, Palestina luluh lantak setelah mendapat serangan beruntun dari negara tetangganya, Israel.

Capture YouTube WION
Pengungsi korban serangan Israel di Gaza, Palestina berjalan di antara puing-puing bangunan, Sabtu (15/5/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Wilayah Gaza, Palestina luluh lantak setelah mendapat serangan beruntun dari negara tetangganya, Israel.

Lebih dari 10.000 warga terpaksa mengungsi di tengah gencarnya tembakan, sementara ratusan lainnya kehilangan nyawa.

Para pengungsi tersebut pun menuturkan kisah-kisah mengerikan yang dialami akibat serangan itu.

Kolase Hedaya Maarouf (kiri) dan Salwa Al-Attar, pengungsi asal Gaza, Palestina, Sabtu (15/5/2021).
Kolase Hedaya Maarouf (kiri) dan Salwa Al-Attar, pengungsi asal Gaza, Palestina, Sabtu (15/5/2021). (Capture YouTube WION)

Dilansir kanal YouTube WION, Sabtu (15/5/2021), tampak puing-puing bangunan yang ambruk di Gaza.

Lebih dari 200 rumah hancur akibat serangan yang dilancarkan Israel pagi tadi.

Akibatnya, sejumlah orang berusaha melarikan diri untuk mencari suaka.

Para pengungsi tersebut berlindung ke sekolah yang didirikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang dirasa aman dari serangan Israel.

Mereka mengungsi dengan menggunakan mobil, keledai, hingga nekat berjalan kaki.

Pengungsi asal Gaza, Palestina berbondong-bondong mencari perlindungan di sekolah PBB, Sabtu (15/5/2021).
Pengungsi asal Gaza, Palestina berbondong-bondong mencari perlindungan di sekolah PBB, Sabtu (15/5/2021). (Capture YouTube WION)
Kondisi anak-anak pengungsi dari Gaza, Palestina di lokasi sekolah PBB yang digunakan sebagai tempat perlindungan, Sabtu (15/5/2021).
Kondisi anak-anak pengungsi dari Gaza, Palestina di lokasi sekolah PBB yang digunakan sebagai tempat perlindungan, Sabtu (15/5/2021). (Capture YouTube WION)

Seorang pengungsi wanita, Salwa Al-Attar menuturkan kengerian yang dialaminya.

Ia mengaku momen tersebut merupakan insiden terburuk dalam hidupnya.

"Ada ledakan di mana-mana, ada tembakan saat saya lari dan pesawat-pesawat di atas kami, tank serta tentara terus mengebom hingga kami tak bisa bergerak," ujar Salwa Al-Attar.

"Anak-anak, perempuan dan pria berteriak. Aku tak pernah melihat kondisi lebih buruk dari ini seumur hidup."

Ledakan yang masih terus terjadi di Gaza, Palestina, akibat serangan dari Israel, Sabtu (15/5/2021).
Ledakan yang masih terus terjadi di Gaza, Palestina, akibat serangan dari Israel, Sabtu (15/5/2021). (Capture YouTube WION)
Seorang ibu warga Gaza, Palestina pingsan mendengar ada anggota keluarganya yang menjadi korban jiwa akibat serangan Israel, Sabtu (15/5/2021).
Seorang ibu warga Gaza, Palestina pingsan mendengar ada anggota keluarganya yang menjadi korban jiwa akibat serangan Israel, Sabtu (15/5/2021). (Capture YouTube WION)

Sementara itu, warga Gaza lainnya, Hedaya Maarouf menuturkan hal serupa.

Ia kabur dari wilayah tersebut di tengah hujan ledakan yang ditembakkan tak kenal waktu.

Puing-puing gedung dan rumah penduduk Gaza, Palestina yang hancur akibat serangan Israel, Sabtu (15/5/2021).
Puing-puing gedung dan rumah penduduk Gaza, Palestina yang hancur akibat serangan Israel, Sabtu (15/5/2021). (Capture YouTube WION)

"Kami berencana pergi saat malam, tapi drone dan jet terus saja membombardir kami," kata Hedaya Maarouf.

"Pada siang hari kami akhirnya mulai bergerak dan kami lari ke sekolah."

"Anak-anak kami berteriak, mereka ingin pergi dan kami gemetar untuk mereka."

"Saat bangun, kami menemukan semua yang dibelakang kami sudah hancur, tak ada yang tersisa."

Baca juga: Viral Joget TikTok Diduga Hina Palestina terkait Konflik dengan Israel, Jadi Bulan-bulanan Netizen

Baca juga: Update Korban Palestina setelah Bombardir Israel di Jalur Gaza, 137 Orang Termasuk Bayi Bernama Omar

Lihat tayangan selengkapnya dari menit pertama:

Kondisi Terkini

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved