Liga 1
Fenomena Klub Ganti Nama, PSSI Larang kepada 7 Tim Ini, Termasuk Persib Bandung dan Persis Solo
Fenomena klub berganti nama nampaknya sudah menjadi hal lumrah di sepak bola Indonesia.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Fenomena klub berganti nama nampaknya sudah menjadi hal lumrah di sepak bola Indonesia.
Tidak hanya berganti nama, klub-klub tersebut bahkan juga berganti home base.
Dilansir TribunWow, pada musim ini saja setidaknya ada empat tim yang berubah nama ataupun berganti markas, mulai dari klub Liga 1 Bhayangkara Solo FC hingga klub Liga 2 seperti Rans Cilegon United, Dewa United, hingga PSG Pati.

Baca juga: Masih Terlihat Garang, Inilah Formasi Pemain Tua Liga 1 2021, Ada dari Persib, Persija dan Persebaya
Baca juga: Target Promosi Liga 1, Ini Daftar Kekuatan Persis Solo: Evan Dimas, Abduh dan Yussa akan Menyusul?
Bhayangkara Solo FC sendiri yang semualanya adalah bernama Bhayangkara FC dan bermarkas di Stadion PTIK Jakarta, kini pindah ke Stadion Manahan Solo.
Begitu juga dengan Rans Cilegon United yang kini diakuisisi oleh Raffi Ahmad dari semula bernama Cilegon United, Dewa United dari yang sebelumnya adalah Martapura FC, serta PSG Pati dari PSG Gresik.
Menanggapi fenomena tersebut, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule dan wakilnya Iwan Budianto mengaku tidak mempermasalahkan.
Meski begitu, setiap klub yang akan berubah nama ataupun berganti home base tetap harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh PSSI, tidak asal-asalan.
Menurut Iwan Budianto, hal itu bertujuan untuk menyelamatkan sebuah tim dari ancaman buruk, seperti misalnya kebangkrutan.
"Jadi, untuk meningkatkan industri sepak bola. PSSI memberikan keleluasaan dalam 'konteksnya terbatas' untuk klub mengganti nama, berubah home base," kata Iwan Budianto seperti dikutip dari kanal YouTube RANS Entertainment via BolaSport.com, Minggu (16/5/2021).
Baca juga: Pemain Buriram United Brandon ONeill Buka Suara setelah Ramai Dikabarkan akan Gabung Persib Bandung
Baca juga: Semakin Dekat dengan Persib Bandung, Eks Borneo FC Diego Michiels Berikan Kode: Hehe Amin
Hanya saja, Iwan Budianto dan Iwan Bule dengan tegas memberikan pengecualian kepada 7 tim agar tidak berganti nama.
Tujuh tim tersebut adalah PSM Madiun, PPSM Magelang, Persis Solo, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya dan PSIM Yogyakarta.
Tidak hanya tidak boleh berganti nama dan pindah home base, ketujuh tim itu menurut Iwan Budianto juga haram untuk mengganti logo klub.
Alasannya adalah karena tujuh tim tersebut merupakan tim yang didirikan oleh PSSI di era perserikatan sehingga memiliki sejarah yang cukup panjang di sepak bola Tanah Air.
"Dengan syarat pembatas itu tujuh klub yang tidak boleh berubah nama, logo, dan home base. Karena ke tujuh klub ini adalah pendirinya PSSI," ujar Iwan Budianto.
"Tujuh klub itu PSM Madiun, PPSM Magelang, Persis Solo, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan PSIM Yogyakarta," timpal Iwan Bule.
"Ya tujuannya PSSI itu agar klub tidak boleh bangkrut atau mati. Dengan cara ini (ubah indentitas tim) kan supaya tidak mati," jelas Iwan Budianto menutup. (TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)
Berita terkait Liga 1 2021 lainnya