Breaking News:

Konflik Palestina Vs Israel

Viral Joget TikTok Diduga Hina Palestina terkait Konflik dengan Israel, Jadi Bulan-bulanan Netizen

Sebuah video dari aplikasi TikTok viral di media sosial lantaran disinyalir menghina Palestina.

Istimewa
Kolase video viral pemuda berbaju merah yang diduga menghina Palestina, Sabtu (15/5/2021). 

Meski mendapat tekanan internasional, termasuk dari Sekjen PBB Antonio Guterres, Benjamin Netanyahu bergeming.

Ia akan terus melanjutkan serangan yang dinyatakannya perlu dilakukan untuk mengembalikan ketenangan dan kestabilan di Israel.

Adapun Hamas turut menembakkan roket ke Israel yang jatuh di kota Ashdod pagi ini.

Sekitar 9 orang Israel meninggal dalam insiden tersebut.

Tentara Israel mengklaim bahwa Hamas telah menembakkan ratusan roket ke sejumlah kota di Israel dan masih terus menambah artileri perangnya.

Oleh sebab itu, saat mengunjungi kamp tentara,Benjamin Netanyahu menegaskan instruksinya.

"Kami akan terus melanjutkan untuk menggempur Hamas sekaligus melindungi penduduk Israel," ujar Benjamin Netanyahu dikutip dari kanal YouTube Aljazeera English, Sabtu (15/5/2021).

"Hal ini akan membutuhkan waktu yang lebih panjang."

Menurut Benjamin Netanyahu, serangan yang terjadi belakangan ini baru permulaan.

"Intelejen kami mengatakan bahwa ada kemungkinan akan ada peningkatan kekerasan di waktu yang akan datang," kata Benjamin Netanyahu.

"Mungkin akan ada ledakan-ledakan di sini."

Oleh sebab itu, Israel akan melakukan tindakan tegas untuk menekan agar tidak lagi terjadi bentrokan seperti sebelumnya.

"Dalam kasus seperti ini, untuk menekan kericuhan, kita perlu menggunakan kekuatan, kekuatan yang lebih besar," beber Benjamin Netanyahu.

"Kita akan menggunakannya sekaligus memberi dukungan penuh untuk kepolisian Israel," pungkasnya. (TribunWow.com)

Berita lain terkait Konflik Palestina Vs Israel

Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved