Viral Medsos
Viral Pelukan Polisi Luluhkan Pemudik yang Emosi di Karawang, Terungkap Ini Kisah di Baliknya
Sebuah video yang menunjukkan polisi memeluk pemudik menjadi viral di media sosial.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Sebuah video yang menunjukkan polisi memeluk pemudik menjadi viral di media sosial.
Dilansir TribunWow.com, terungkap peristiwa itu terjadi di Pos Penyekatan Tanjungpura, saat ribuan pemotor mencoba melintasi jalan arteri Karawang.
Mereka kebanyakan adalah pemudik.

Baca juga: Sosok Dani yang Viral Rekayasa Mudik Jalan Kaki Jateng-Bandung Dibongkar Tetangga: Menjual Rasa Iba
Akibat padatnya arus lalu lintas, pemudik berusaha saling menerobos.
Beberapa di antaranya sempat beradu mulut saat ditegur petugas agar mau berputar arah.
Saat itu seorang pemudik yang mengendarai sepeda motor ke arah Garut bertengkar dengan petugas karena memaksa hendak melanjutkan perjalanan, padahal tidak memiliki syarat dokumen.
Melihat hal itu, Kasatlantas Polres Karawang AKP Rizky Adi Saputro secara spontan memeluk pria yang sedang emosi tersebut.
Seketika pemudik itu luluh dan tidak jadi marah-marah.
"Kejadian yang mungkin viral beberapa waktu lalu itu kejadiannya Minggu (9/5/2021) dini hari sekitar jam 01.00 atau jam 02.00 WIB," ungkap Rizky Adi Saputro, dalam tayangan di kanal YouTube Tribun Jabar, Senin (10/5/2021).
"Itu kejadiannya ketika kami sedang melaksanakan penyekatan," jelasnya.
Akibat padatnya arus lalu lintas, beberapa pengendara sepeda motor menjadi emosi dan mulai memprovokasi pengendara lainnya.
"Ada beberapa pengendara sepeda motor yang mungkin terpancing emosinya dan melakukan tindakan yang sifatnya provokatif seperti membunyikan klakson," papar Rizky.
"Kemudian ada yang bermain dengan gas kendaraan sepeda motornya. Salah satunya bapak yang ada dalam video itu akan diamankan petugas," jelasnya.
Baca juga: Sosok Viral Pengemudi VW Kodok yang Terobos Barisan Polisi, Masih 16 Tahun dan Anak Pengusaha Sukses
Pria yang hendak diamankan itu menjadi emosi kepada petugas.
Saat itulah momen Rizky spontan memeluk pemudik tersebut dan menenangkan emosinya.
"Ketika mau diamankan, yang bersangkutan emosi, tidak mau diamankan," ungkap Rizky.
"Untuk itu saya berinisiatif secara spontan memeluk yang bersangkutan. Di situ saya mencoba menyabarkan atau menahan emosi yang bersangkutan. Saya mengatakan, 'Sabar Pak, istigfar', seperti itu," terangnya.
Ketika sudah tenang, pemudik itu mengungkapkan curahan hatinya ingin bertemu dengan anaknya.
Di momen itu Rizky hanya dapat kembali menyabarkan pemudik yang bersangkutan.
Baca juga: Fakta Viral Video Remaja Dorong Ibunya hingga Jatuh, Berawal saat Pelaku Ditegur karena Pulang Malam
"Pertama cuma saya peluk, 'Sabar Pak, istigfar'. Kemudian yang bersangkutan menyampaikan, 'Pak saya cuma ingin mudik, saya cuma ingin bertemu dengan anak'," tutur Rizky.
"Di situ saya eratkan lagi pelukannya. 'Sabar Pak, tenangkan dulu. Kita semua di sini mayoritas ingin mudik. Bapak tenangkan dulu, jangan terpancing emosinya'. Selesai itu baru kita bawa ke tepi jalan," katanya.
Polisi lalu meminta dengan baik-baik agar pemudik itu memahami larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah.
Setelah itu ia diminta menyampaikan kepada keluarga.
Setelah diberi pengertian, pemudik tersebut memahami dan langsung memutar balik kendaraannya kembali ke arah Jakarta.
"Di tepi jalan kita baru jelaskan lagi bahwa kita hanya melaksanakan tugas, 'Bapak putar balik saja, emosinya ditahan. Sampaikan kepada keluarga di kampung halaman kalau Bapak tidak bisa melakukan mudik tahun ini'," tutup Rizky.
Lihat videonya mulai dari awal:
(TribunWow.com/Brigitta)