Kasus Korupsi
Sosok Novi Rahman Hidayat, Bupati Nganjuk yang Terjaring OTT KPK terkait Dugaan Jual Beli Jabatan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat, terkait dugaan jual beli jabatan.
Editor: Lailatun Niqmah
- Bendahara Yapindo PBI Kediri (2011-2016);
- Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur (2021-2026).
Karier
- Kepala Wilayah KSP Tunas Artha Mandiri Jawa Timur (2003-2005);
- Direktur HRD KSP Tunas Artha Mandiri (2005-2007);
- Direktur Utama Tunas Artha Mandiri (2007-2016);
- Ketua Bidang Strategi Pengembangan Bisnis KSPPS Tunas Artha Mandiri (2016-2018);
- Presiden Direktur PT Putra Tunas Artha Mandiri Group (2006-2017);
- Direktur Utama PT Putra Tunas Artha Mandiri Group (2008-2018);
- Komisaris Utama PT BPR Tunas Artha Jaya Abadi (2009-2018);
- Komisaris Bidang Pengembangan Bisnis PT Tunas Terafulk Line (2010-2018);
- Ketua Umum KSU Kembang Wijaya Kusuma (2008-2018);
- Komisaris Utama PT Putra Mandiri Real Estate (2008-2018);
- Komisaris Utama PT Putra Mandiri Plastik (2008-2018);
- Komisaris Utama PT Putra Mandiri Sawit (2011-2018);
- Direktur Utama PT Putra Mandiri Jaya (2006-2018);
- Bupati Nganjuk (2018-sekarang).
(Tribunnews.com/Pravitri Retno W/Ilham Rian Pratama, Kompas.com/Irfan Kamil)
Berita terkait OTT KPK
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PROFIL Novi Rahman Hidayat, Bupati Nganjuk yang Terjaring OTT KPK, Diduga Jual Beli Jabatan