Persib Bandung
Soal Pemain Asing Asia, Persib Bandung Lebih Cocok Asia Tenggara daripada Timur Tengah, Ini Buktinya
Persib Bandung sedang mencari sosok pemain asing Asia untuk musim 2021, setelah melepas Farshad Noor.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Persib Bandung sedang mencari sosok pemain asing Asia untuk musim 2021.
Hal itu dilakukan menyusul keputusan Persib Bandung yang belum lama ini mendepak Farshad Noor.
Alasannya, Farshad Noor yang diharapkan bisa mengisi slot pemain asing Asia di Persib Bandung justru tampil kurang menyakinkan di Piala Menpora 2021.

Baca juga: Berbeda dengan Teddy Tjahjono, Farshad Noor Buka-bukaan soal Klausul Kontranya di Persib Bandung
Baca juga: Persib Bandung Harus Rela Farshad Noor Gabung Klub Liga 1, Tulis Soon dan Logo Singa, Arema FC?
Saat ini ada beberapa pemain asing Asia yang mulai dikaitkan dengan Persib Bandung, mulai dari Farkhat Musabekov dan Kota Kawase.
Hanya saja, Persib Bandung harus belajar dari pengalaman soal pemilihan pemain asing Asia.
Dilansir TribunWow.com, Persib Bandung bisa dikatakan lebih cocok dengan pemain Asia Tenggara dibandingkan dengan pemain Asia Tangah dan Asia selatan atau negara-negara Timur Tengah.
Namun selain Asia Tenggara, Persib Bandung juga cocok dengan pemain Asia Timur, seperti Jepang dan Korea Selatan.
Sementara itu untuk Asia Barat, jarang ada pemain yang bermain di Persib Bandung.
Terbaru pemain asing Asia Selatan yang membuktikan cocok dengan Maung Bandung adalah Omid Nazari.
Pemain asal Filipina itu berhasil mencuri perhatian publik sepak bola Bandung dan Indonesia.
Didatangkan pada putaran kedua musim 2019, Omid Nazari menjadi kekuatan utama lini tengah Persib Bandung.
Hanya saja, kariernya di Persib Bandung tidak lama karena justru memilih hengkang pada awal musim ini.
Perginya Omid Nazari pun menimbulkan celah di lini tengah.
Baca juga: Selain Arthur Irawan, 2 Pemain Ini juga Dipertanyakan Gabung Timnas, Termasuk Kiper Persib Bandung
Baca juga: Ungkap Alasan Tak Maksimal di Piala Menpora 2021, Farshad Noor Bertekad Buktikan ke Persib Bandung
Sedangkan bukti nyata terbaru bahwa pemain Timur Tengah gagal di Persib Bandung adalah pada sosok Farshad Noor.
Farshad Noor tidak bisa menjawab ekseptasi dari pelatih Persib Bandung Robert Alberts.
Diberikan kesempatan dalam 7 pertandingan di Piala Menpora 2021, pemain berusia 26 tahun itu tidak memiliki kontribusi yang menjanjikan.
Sebelum Farshad Noor juga ada Artur Gevorkyan, pemain berpaspor Turkmenistan.
Sebenarnya Artur sempat tampil apik di awal musim, namun setelah itu dirinya mulai meredup.
Ia tampil sebanyak 9 pertandingan dan mencatatkan 3 gol.
Berikut bukti Persib Bandung cocok pemain Asia Tenggara dan Asia Timur:
Asia Tenggara:
1. Noh Alam Shah (Singapura)
2. Sinthaweechai Hathairattanakool (Singapura)
3. Suchao Nuchnum (Thailand)
4. Baihakki Khaizan (Singapura)
5. Shahril Ishak (Singapura)
6. Omid Nazari (Filipina)
Asia Timur
1. Kenji Adachihara (Jepang)
2. Shohei Matsunaga (Jepang)
3. Oh In Kyun (Korea Selatan)
Bukti Persib Bandung Tak Cocok dengan Pemain Timur Tengah:
Asia Tengah
1. Artur Gevorkyan (Turkmenistan)
Asia Selatan
1. Farshad Noor (Afganistan)
Farshad Noor Buka-bukaan soal Klausul Kontranya di Persib Bandung
Farshad Noor didepak Persib Bandung meski sebenarnya sudah dikontrak selama satu tahun atau sampai akhir musim 2021.
Dilansir TribunWow.com, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono sebelumnya mengatakan bahwa pencoretan Farshad Noor sudah sesuai dengan klausul kontrak.
Menurut Teddy Tjahjono ada beberapa klausul di dalam kontraknya Farshad Noor.
Di antaranya dikatakan adalah berhak membatalkan kontrak dalam kondisi tertentu.
Misalnya dalam segi performa sang pemain tidak sesuai dengan yang diharapkan, seperti yang terjadi saat ini.
Baca juga: Meski Singkat di Persib Bandung, Farshad Noor Ungkap Satu Pengalaman yang Cukup Berkesan
Baca juga: Dulu Dihujat Bobotoh, Eks Pelatih Persib Miljan Radovic dan Rene Mihelic akan Tampil di Liga Europa
"Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, ada beberapa kondisi di kontrak yang harus dipenuhi selama pramusim. Artinya selama pramusim (performanya) tidak memuaskan," kata Teddy kepada wartawan, Kamis (6/5/2021), dikutip dari Kompas.com.
"Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi selama pramusim. Kami tidak bisa disclose. Jadi sudah ada klausul di dalam kontraknya," terangnya.
Meski begitu, dari Farshad Noor memberikan pengakuan berbeda.
Ia menjelaskan bahwa durasi kontraknya di Persib Bandung adalah selama satu tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun.
Pemain berusia 26 tahun itu mengaku kontraknya di Persib Bandung bersifat permanen bukan sebagai pemain trial.
Namun menurutnya ada kesekapatan yang mendadak berubah, tepatnya di final Piala Menpora 2021.
"Ya kontrak 1+1 (1 tahun, opsi diperpanjang 1 tahun), bukan trial, tapi kontraknya diputus," ujar Farshad Noor.
"Tidak ada kata trial sebelumnya, menjadi trial ketika kami bertanding melawan Persija," jelasnya.
Baca juga: Nasehat Pelatih Kiper Persib Bandung untuk Kiper Potensialnya, Passos: Kamu Memiliki Potensi Besar
Terkait penampilannya di Piala Menpora 2021 yang dinilai tidak maksimal, Farshad Noor tidak memungkiri.
Hanya saja, dikatakannya bahwa Piala Menpora 2021 memang bertujuan untuk pemulihan kondisi dan sekaligus proses adaptasi.
"Itu bukan rencana di awal, mereka mengatakan pada saya saat tiba bahwa Piala Menpora itu adalah untuk memulihkan kondisi kembali fit," ungkap Farshad Noor.
"Tidak ada yang memberi tahu saya soal tria dan ketika kamu lolos ke final, tiba-tiba statusnya adalah trial," tegasnya.
Lebih lanjut, Farshad Noor mengaku sudah menerima keputusan harus keluar dari Persib Bandung.
Yang terpenting menurutnya, bisa berpisah dengan baik-baik dengan Persib Bandung dan para pemainnya.
Untuk saat ini, Farshad Noor mengaku sudah mengalihkan fokusnya ke Timnas Afganistan.
Dirinya menjadi bagian Timnas Afganistan untuk menghadapi babak kualifikasi Piala Dunia 2022.
"Saya katakan, ini mustahil bagi saya untuk menunjukkan pada kalian," ujarnya. (TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)