Breaking News:

Terkini Daerah

Kronologi Bobby Nasution Saling Sindir dengan Edy Rahmayadi, Diawali dari Teguran sang Gubernur

Edy Rahmayadi meminta Bobby Nasution bertanya ke Tuhan seusai menantu Presiden Jokowi itu meminta kejelasan Pemprov Sumut soal teknis penanganan Covid

Kolase (TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA) dan (Tribun-Medan.com/HO)
Wali Kota Medan Bobby Nasution (kiri) menanggapi pernyataan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (kanan) tentang lokasi karantina, Kamis (6/5/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Wali Kota Medan Bobby Nasution beberapa hari belakangan terlibat aksi saling sindir dengan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

Bahkan belum lama ini, Edy meminta Bobby untuk langsung bertanya ke Tuhan ketika menantu dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) itu meminta kejelasan pemerintah provinsi Sumut soal teknis penanganan pandemi Covid-19.

Kejadian saling sindiri ini diketahui terjadi seusai Bobby menerima teguran dari Edy atas kasus wilayah pusat kuliner di Kesawan Medan yang ramai pada akhir April lalu.

Suasana Kesawan City Walk di malam hari, Sabtu (17/4/2021). Ramainya pengunjung yang datang menyebabkan terjadinya kerumunan.
Suasana Kesawan City Walk di malam hari, Sabtu (17/4/2021). Ramainya pengunjung yang datang menyebabkan terjadinya kerumunan. (TRIBUN MEDAN/RECHTIN)

Baca juga: Didebat Oknum Lurah yang Lakukan Pungli, Bobby Nasution: Bapak Siapa sih yang Ngajarin Kayak Gitu?

Dikutip TribunWow.com dari TribunMedan.com, kala itu Bobby mengakui adanya kerumunan masyarakat di Kesawan City Walk pada Sabtu (17/4/2021) malam.

"Sabtu kemarin Dinas Kebudayaan Pariwisata membuat pagelaran sederhana di sana. Rupanya masyarakat banyak yang hadir. Ini jadi pelajaran untuk tidak buat pagelaran seni lagi di sana," ungkap Bobby, Rabu (21/4/2021).

"Karena pagelaran seni yang berlangsung simpel justru menimbulkan kerumunan. Maka ini akan jadi koreksi dan tidak diadakan lagi. Dan jarak antar satu pelaku UMKM kita perjauh lagi, hampir 10 meter. Di Ahmad Yani yang tidak digunakan, kita gunakan lagi, biar mengurai," sambungnya.

Tak lama setelah itu, Bobby menanyakan kepada Edy soal penggunaan 5 hotel di Medan yang difungsikan sebagai lokasi karantina Covid-19 selama masa mudik lebaran.

Suami dari Kahiyang Ayu ini merasa tidak dilibatkan dalam teknis penanganan Covid-19.

Bobby juga menilai koordinasi Pemprov Sumut tak berjalan secara baik.

“Bukan mau apa-apa, kami mau bantu. Izinkanlah kami terlibat untuk membantu, menjaga prokes dan mendata. Jika tidak susah nanti. Bayangkan andai satu hotel ada 100 WNI, masing-masing ada keluarga datang dua orang, sudah ratusan di situ. Petugas itu tidak tahu. Maka kami ingin kirim personel untuk membantu, itu saja,” kata Bobby.

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved