Breaking News:

Terkini Daerah

Pria Peras IRT Pakai Foto Syur Anaknya, Minta Uang hingga Tidur Bersama jika Tak Mau Disebar

Sepasang suami istri di Madiun, Jawa Timur, menjadi korban pemerasan oleh seorang pria berinisial MI (24), warga Bojonegoro.

TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi pelaku kejahatan. Sepasang suami istri di Madiun, Jawa Timur, menjadi korban pemerasan oleh seorang pria berinisial MI (24), warga Bojonegoro. 

TRIBUNWOW.COM - Sepasang suami istri di Madiun, Jawa Timur, menjadi korban pemerasan oleh seorang pria berinisial MI (24), warga Bojonegoro.

Kasus bermula saat WL, seorang ibu rumah tangga warga Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, sering menerima pesan WhatsApp dari tersangka MI mulai awal Januari 2021.

Kepada korban, tersangka memperkenalkan diri sebagai teman anak WL berinisial FD.

Baca juga: Sosok Stepanus Robin, Penyidik KPK yang Diduga Peras Walkot Tanjungbalai, Segini Harta Kekayaannya

Lantaran merasa terganggu dengan pesan WA tersangka, korban memblokir nomor MI.

Akan tetapi, tiga bulan kemudian, tersangka MI mengirimkan foto anak korban tanpa menggunakan pakaian dalam dalam posisi duduk.

Mendapatkan pesan itu, korban menanyakan maksud tersangka mengirim foto tidak senonoh anaknya.

Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Fatah Meilana mengatakan, tersangka meminta uang jika tak mau foto-foto syur anak WL disebar.

“Pelaku langsung membalas meminta uang Rp 3 juta. Bila tidak dituruti, foto tidak senonoh anaknya itu akan disebar di media sosial,” ungkap Fatah, yang dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (6/5/2021) malam.

Ketakutan dan malu kalau foto anak korban tersebut akan disebarkan, kata Fatah, ayah korban mentransfer uang sebesar Rp 1,8 juta ke rekening bank yang disebutkan tersangka.

Tak puas dengan uang yang sudah ditransfer, tersangka masih terus mengancam akan menyebar foto anak gadis korban.

Halaman
12
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved