Terkini Daerah
Kronologi Sudarji Tewas seusai Duel dengan Penjaga Kebun, Diduga Korban Kepergok saat Curi Durian
Warga Desa Bendodno, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, bernama Sudarji, ditemukan tewas mengenaskan di kebun durian, Rabu (5/5/2021).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Warga Desa Bendodno, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Ungaran, Jawa Tengah, bernama Sudarji, ditemukan tewas mengenaskan di kebun durian, Rabu (5/5/2021).
Dilansir TribunWow.com, diduga, Sudarji tewas seusai kepergok mencuri durian di kebun yang berada di Desa Genting, Kecamatan Jambu, Semarang.
Ketua RW Dusun Sodong, Wawan mengaku tak mengetahui perkelahian antara korban dan sang penjaga kebun.
Baca juga: Detik-detik Rizal Bunuh Istri seusai Diomeli saat Pulang Kerja, Pelaku Tersinggung karena Ucapan Ini
Baca juga: Detik-detik Istri Tewas Dibunuh Suami Pakai Tombak Sawit, Pelaku Ngaku Emosi Disebut Binatang
Sebelum meninggal dunia, Sudarji diduga berniat mencuri durian namun ketahuan oleh penjaga kebun tersebut.
Berdasarkan pengakuan pelaku, kejadian itu berlangsung pada dini hari menjelang subuh.
"Saya persisnya tidak tahu, karena itu awalnya ada laporan orang meninggal," ujar Wawan, dikutip dari TribunJateng.com, Rabu (5/5/2021).
"Saya kira di wilayah Sodong, ternyata sudah masuk Dusun Genting. Korban Bapak Sudarji, penjaga kebun Sukinto."
Pasca kejadian, menurut Wawan, pelaku langsung melapor ke sang pemilik kebun, Bambang.
Baca juga: Nasihati Istri agar Jangan Marah-marah, Suami Tega Bunuh Istrinya seusai Korban Ucap Makian Ini
Baca juga: Pulang Kerja Diomeli, Suami Nekat Bunuh Istri Pakai Tombak Sawit, Begini Kronologinya
Ia juga menduga pencuri di kebun durian itu berjumlah lebih dari satu orang.
Namun, yang tertangkap hanya Sudarji.
"Kalau dari cerita karena ini masih simpangsiur pelaku ada dua orang. Satu melarikan diri saat diketahui penjaga kebun durian."
"Lalu, korban meninggal itu posisi sudah diatas pohon lantas berkelahi," lanjutnya.
Sementara itu, Kapolsek Jambu AKP Hartini belum bisa memberi banyak keterangan terkait penemuan mayat di kebun durian tersebut.
Hartini mengaku pihaknya masih menyelidiki kasus ini.
"Maaf besok saja lewat humas kalau sudah ada penyelidikan lengkap. Karena ini informasi masih sepotong-sepotong," terang Hartini, Rabu (5/5/2021).