Breaking News:

Sate Beracun

NA Tersangka Sate Sianida Pernah Kenalkan Tomy adalah Pacarnya ke Keluarga: Cerita kalau Tomy Polisi

Nani diketahui pernah dijemput oleh Aiptu Tomy di Majalengka dan menceritakan kepada keluarganya bahwa yang bersangkutan adalah seorang polisi.

YouTube Kompastv
Tersangka Pengiriman Sate NA di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021). 

Seperti yang diketahui, kasus sate mengandung sianida ini akhirnya menewaskan NFP (8) selaku anak dari Bandiman (36) yang merupakan driver ojek online (ojol) yang sempat diminta oleh tersangka mengantarkan paket sate sianida kepada Tomy.

Tomy sendiri selamat tidak menerima paket sate sianida itu karena merasa tidak mengenali identitas pengirim, dan pada akhirnya diberikan kepada Bandiman.

Pelaku Menyesal

Sebelumnya diberitakan, pelaku mengaku menyesal telah menewaskan NFP.

Direskrimum Polda DIY, Kombes Pol Burkhan Rudy Satria menyebut NA mengaku menyesal telah membunuh orang tak bersalah.

"Dia pernah bilang kalau menyesal, karena ada korban lain yang meninggal (salah sasaran)," ucap Burkhan, dikutip dari TribunJogja.com, Senin (3/5/2021).

Hingga kini, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut, terutama terkait adanya tersangka lain selain NA.

"Kami masih melakukan pendalaman. Segala kemungkinan itu ada," sambungnya.

Baca juga: Tetangga Tahu NA Pengirim Sate Sudah Nikah, Ungkap Tomy Jarang di Rumah: Terakhir 3 Minggu Lalu

Menurut Burkhan, NA tak melawan saat diringkus petugas.

Selama ini, NA tinggal di Yogyakarta karena bekerja di sebuah perusahaan swasta.

Menurut Burkhan, NA membeli racun jenis kalium sianida (KCN) lewat online tiga bulan lalu.

Karena itu, aksi NA ini dianggap sebagai pembunuhan berencana.

"Racun tersebut sudah dibeli sejak tiga bulan lalu," ucap Burkhan.

NA membeli sebanyak 250 gram sianida seharga Rp 224.000.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved