Breaking News:

Kapal Selam Nanggala 402

Sebut secara Teknis Kondisi Baik, Eks KKM Ungkap Dugaan Penyebab KRI Nanggala 402 Tenggelam

Mantan Kepala Kamar Mesin KRI Nanggala 402, Laksamana Muda (Purn) Frans Wuwung mengungkap dugaan penyebab tenggelamnya kapal buatan Jerman itu.

YouTube KompasTV
Mantan Kepala Kamar Mesin KRI Nanggala 402, Laksamana Muda (Purn) Frans Wuwung dalam kanal YouTube Kompas TV, Minggu (25/4/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Kepala Kamar Mesin (KKM) KRI Nanggala 402, Laksamana Muda (Purn) Frans Wuwung mengungkap dugaan penyebab tenggelamnya kapal selam buatan Jerman tersebut.

Dilansir TribunWow.com, dari pengalamannya, Frans menyebut ada cara yang bisa ditempuh jika kapal selam mengalami black out atau mati listrik saat menyelam.

Namun, menurut dia, secara keseluruhan tak ada kesalahan teknis dalam kapal selam Nanggala 402.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Yudo Margono menyampaikan adanya kondisi darurat yang dialami oleh awak kapal selam KRI Nanggala 402, Minggu (25/4/2021).
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Yudo Margono menyampaikan adanya kondisi darurat yang dialami oleh awak kapal selam KRI Nanggala 402, Minggu (25/4/2021). (YouTube Kompastv)

Baca juga: Seluruh Awak Nanggala 402 Gugur, Eks Kapuspen TNI: Dia Patroli Sepanjang Masa, Tak akan Kembali

Baca juga: Dugaan Penyebab Tenggelamnya Nanggala 402, KSAL Yakin Bukan karena Black Out atau Human Error

Hal itu diungkapkannya dalam kanal YouTube Kompas TV, Minggu (25/4/2021).

"Kalau terjadi black out, kita embus kembali yang namanya tangki pemberat pokok yang sudah terisi air laut yang memang harus diisi supaya kapal bisa menyelam," ucap Frans.

"Air akan terembus, kapal akan menemukan daya apung positif dan timbul."

Meski ada cara menangani black out, menurut Frans, bisa saja para awak kapal selam panik saat kapal mulai tenggelam.

"Saya berpikir kita adalah manusia biasa," ujarnya.

"Mental itu tidak sama, mari saya ambil hal sederhana."

"Semua ada di pos tempur, tidak semua orang mentalnya baik, kan bisa panik."

Baca juga: KRI Nanggala 402 Tenggelam, Kapal Selam akan Diangkat, 53 Awak yang Gugur Diberi Kenaikan Pangkat

Baca juga: Penampakan Kapal Selam KRI Nanggala 402, Terbagi 3 di Kedalaman 830 Meter

Namun, Frans menduga tenggelamnya Nanggala 402 tak dipengaruhi usia kapal yang sudah tua.

Ia pun menyebut secara teknis, kapal selam Nanggala 402 dalam keadaan baik.

"Kalau usia kapal tidak berpengaruh," ungkapnya.

"Karena pada saat kita mau berlayar sudah harus melewati latihan-latihan yang namanya latihan 1 sampai 5 penembakan torpedo."

"Jadi secara teknis everything is okay," tandasnya.

Simak videonya berikut ini mulai menit ke-12.57:

Dugaan Penyebab Tenggelamnya Nanggala 402 Menurut KSAL

Di sisi lain, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Yudo Margono menduga kapal selam Nanggala 402 tenggelam bukan karena kelalaian manusia (human error).

Tak hanya itu, ia juga mengatakan black out atau mati listrik bukanlah penyebab tenggelamnya kapal selam buatan Jerman ini.

Dilansir TribunWow.com, dari analisis awal, Yudo menyebut tenggelamnya kapal selam Nanggala 402 lebih dari faktor alam.

"Sudah kita evaluasi dari awal saya berkeyakinan ini bukan human error dan lebih kepada faktor alam," jelas Yudo, dikutip dari Kompas.com, Minggu (25/4/2021).

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Yudo Margono menyampaikan soal bagian-bagian kapal selam KRI Nanggala 402, Minggu (25/4/2021).
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Yudo Margono menyampaikan soal bagian-bagian kapal selam KRI Nanggala 402, Minggu (25/4/2021). (YouTube Kompastv)

Baca juga: Sempat Tertunduk, Begini Reaksi Panglima TNI saat Umumkan 53 Awak Nanggala 402 Telah Gugur

Baca juga: KRI Nanggala 402 Tenggelam, Kapal Selam akan Diangkat, 53 Awak yang Gugur Diberi Kenaikan Pangkat

Meskipun begitu, menurut Yudo, untuk memastikannya badan kapal selam perlu diangkat terlebih dahulu.

"Jadi nantinya akan diinvestigasi setelah badan kapal bisa diangkat," sambungnya.

Yudo yakin betul tak ada kelalaian manusia yang menyebabkan insiden ini.

Ia berpendapat, semua prosedur sudah dilaksanakan selama proses menyelam.

Prosedur tersebut berupa adanya laporan penyelaman saat menyelam.

Tak hanya itu, Yudo juga menyebut terdengar sea rider penjejak bahwa kapal selam Nanggala 402 telah melaksanakan persiapan tempur, menyelam dan sebagainya.

"Dari awal saya sampaikan kapal ini tidak atau bukan human error karena saat proses menyelam sudah melalui prosedur yang betul mulai laporan penyelaman dan terdengar dari penjejak kemarin itu," jelas Yudo.

Ia lantas menjelaskan alasannya yakin tak terjadi black out selama penyelaman.

"Artinya tidak black out saat menyelam langsung hilang ini." (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait Kapal Selam Nanggala 402

Sebagian artikel ini telah diolah dari Kompas.com dengan judul TNI Yakin Penyebab KRI Nanggala-402 Tenggelam karena Faktor Alam, Bukan Human Error

Tags:
KRI Nanggala 402Kapal Selam Nanggala 402KRI Nanggala Hilang KontakTNI AL
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved