Breaking News:

Terkini Daerah

Suami Tusuk Istri di Mataram Ternyata Baru 15 Hari Rujuk, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Mati

Keluarga Halimatulsaidah (29), wanita yang dibunuh suaminya, Muhammad Ali Asgar (30), meminta pelaku dihukum mati.

TribunLombok.com/Sirtupillaili
SUAMI: Muhammad Ali Asgar (30), tersangka penusuk istri sendiri hanya bisa menunduk di hadapan polisi dan wartawan, saat keterangan pers, Senin (19/4/2021). 

”Tidak bisa manis-manis jualannya itu, dia akan marah," sambungnya.

Baca juga: Tusuk Anggota TNI hingga Tewas, Pelaku Langsung Serahkan Diri seusai Dibujuk Keluarganya

Baca juga: Istri Baru 10 Hari Melahirkan, Driver Ojol Tewas Ditusuk di Leher dan Punggung, Polisi: Bukan Begal

Puncaknya, korban dan pelaku sempat bercerai.

Keduanya sempat berpisah beberapa bulan dan akhirnya rujuk belum lama ini.

Namun, 15 hari setelah rujuk justru Halimatulsaidah meregang nyawa di tangan suami.

Nahasnya, pembunuhan itu dilakukan pelaku di hadapan anaknya yang masih berusia 3 tahun.

Selain itu, Rizkia juga membantah kakaknya berselingkuh.

Bahkan, keluarga merasa difitnah saat pelaku beralasan cemburu korban selingkuh hingga nekat membunuh sang istri.

”Itu tidak benar. Tidak ada perselingkuhan sama sekali,” sambungnya.

Kronologi

Halimatulsadiah (29), seorang istri asal Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, meregang nyawa di tangan suaminya, Muhammad Ali (30).

Dilansir TribunWow.com, korban tewas akibat mengalami pendarahan hebat seusai lehernya ditikam pelaku.

Halaman
1234
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved