Puasa Ramadan 2021
Apakah Boleh Salat Tarawih 2 Rakaat dan Salat Witir 1 Rakaat Saja saat Puasa Ramadan? Ini Kata Ustaz
Apakah boleh apabila umat Muslim hanya mengerjakan Salat Tarawih 2 rakaat dan 1 Rakaat untuk Salat Witir di saat bulan Puasa Ramadan?
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Di Bulan Ramadan, ada Salat Sunah yakni Salat Tarawih dan Witir.
Pada umumnya Salat Tarawih dilakukan sebanyak 8 rakaat dan 3 rakaat untuk Salat Witir.
Akan tetapi, apakah boleh apabila seorang Muslim hanya mengerjakan Salat Tarawih 2 rakaat dan 1 Rakaat untuk Salat Witir?
Baca juga: Bacaan Doa Niat Salat Tarawih dan Witir Mulai Malam Ini, Puasa Ramadan Jatuh Besok 13 April 2021
Baca juga: Bacaan Doa Niat Puasa Ramadan 1442 H, Ucapkan saat Makan Sahur Besok Selasa 13 April 2021
Jawaban Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah, Wahid Ahmadi
Boleh, Salat Tarawih kan sebenarnya adalah ibadah tambahan, untuk menyempurnakan puasa kita di bulan yang penuh berkah,
Apalagi di Bulan Ramadan, puasa kita akan dilipat gandakan oleh Allah.
Jadi kita dianjurkan untuk salat Tarawih, lebih utama berjamaah agar lebih ringan.
Tapi dalam kondisi misalnya kita tidak sempat berjamaah, ada kesibukan, tidak punya waktu, daripada tidak salat sama sekali, salat Tarawih 2 rakaat kemudian salat witir 1 rakat, boleh.
Baca juga: Tata Cara Mandi Junub Lengkap dengan Bacaan Doa Niat Mandi Junub, Bolehkah Dilakukan setelah Imsak?

Tahun Ini Boleh Tarawih Berjemaah
Menteri Kordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah memperbolehkan salat tarawih dan Salat Idul Fitri berjamaah pada bulan Ramadan dan Syawal 1442 Hijriah.
Hal tersebut disampaikan Muhadjir Effendy usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, (5/4/2021).
"Khusus mengenai kegiatan ibadah selama Ramadhan dan kegiatan idulfitri yaitu solat tarawih dan idulfitri. Pada dasarnya, diperkenankan atau diperbolehkan," kata Muhadjir.
Hanya saja salat tarawih dan salat ied berjamaah tersebut harus terbatas pada komunitas.
Artinya para jemaah di masjid yang menggelar salat Tarawih dan Ied sudah dikenali satu sama lain.
"Sehingga jemaah dari luar mohon supaya tidak diizinkan," katanya.