Breaking News:

Terkini Daerah

Disebut Sadis oleh Polisi, Pelaku Lakukan Ini ke Kepala Ayahnya sebelum Diarak Keliling Kampung

Tak hanya menebas dan mengarak kepala ayahnya keliling kampung, pihak kepolisian menemukan fakta pelaku sempat melakukan hal sadis ke kepala korban.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
Kolase (Istimewa via TribunLampung.com) dan (Instagram/@Telegram/99channel via YouTube Tribunnews.com)
PK (kiri), pria asal Kampung Sendang Rejo, Kecamatan Sendang Agung, Lampung Tengah, tega memenggal kepala ayah kandungnya (kanan). Diduga karena sempat meminta menikah tapi tak disetujui. 

TRIBUNWOW.COM - Pihak kepolisian sampai saat ini masih memeriksa kondisi kejiwaan PK (24), seorang pria yang tega memenggal kepala ayah kandungnya sendiri, Slamet (69).

Tak hanya memenggal, PK bahkan sempat mengarak kepala ayahnya keliling Kampung Sendang Rejo, Kecamatan Sendang Agung, Lampung Tengah, Senin (22/3/2021).

Namun sebelum mengarak kepala korban keliling kampung, ternyata pelaku sempat melakukan sesuatu terhadap kepala ayahnya yang bahkan disebut oleh polisi sebagai perbuatan yang sadis.

Seorang pria di Kampung Sendang Rejo, Kecamatan Sendang Agung, Lampung Tengah, PK (24), tega memenggal kepala ayah kandungnya.
Seorang pria di Kampung Sendang Rejo, Kecamatan Sendang Agung, Lampung Tengah, PK (24), tega memenggal kepala ayah kandungnya. (Istimewa via TribunLampung.com)

Baca juga: Terkuak Ucapan Terakhir Anak di Lampung Tengah sebelum Tebas Kepala Ayah Kandungnya

Hal ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Edy Qorinas.

"Tersangka melakukan perbuatan sadis. Kepala korban dicacah," ungkap AKP Edy, Selasa (23/3/2021), dikutip dari Kompas.com.

Setelah melakukan aksi keji itu, tersangka kemudian memasukkan bagian kepala ayahnya ke dalam karung lalu berkeliling kampung menggunakan motor.

"Jadi setelah dipenggal, kepala korban dibawa berkeliling kampung, pelaku naik motor," kata Kepala Kampung Sendang Rejo, Hotini.

Seorang warga, Tarmin, menyebut para tetangga langsung histeris seusai PK memamerkan kepala korban.

Sebagian ketakutan, dan sebagian warga lainnya disebutnya mencari cara menghentikan aksi PK.

"Diarak (kepala korban) diperlihatkan ke sejumlah warga sambil bilang, 'Bapak saya mati. Bapak saya mati'," tutur Tarmin, Senin (22/3/2021).

Warga lantas menyergap PK dan berusaha menenangkannya yang saat itu bersimbah darah di pakaian dan tubuhnya.

"Berdarah-darah di bagian tangan dan bajunya."

"Terus ditenangkan warga, dia mau tenang, setelah itu jenazah bapaknya diurus oleh petugas yang datang," sambungnya.

Ibu Tersangka Histeris

Peristiwa mengerikan itu pertama kali diketahui istri korban, Ningsih (55).

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Penggal KepalaAyah Bunuh AnakPembunuhanLampung Tengah
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved