Breaking News:

Terkini Daerah

Digeruduk Warga di Polsek Jeneponto, Pelaku Perusakan Perahu Diungsikan, Polisi: Demi Keamanan

Pelaku perusakan perahu Rahman Kotoro yang ditahan di Mapolsek Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, terpaksa dipindah ke tempat lain.

Capture YouTube Tribun Timur
Bhabinkamtibmas Polsek Tamalatea Aipda Andi Pangeran HR memberi keterangan tentang penggerudukan Polsek Tamalatea, Sabtu (20/3/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Pelaku perusakan perahu Rahman Kotoro yang ditahan di Mapolsek Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, terpaksa dipindah ke kantor polisi lain, Sabtu (20/3/2021).

Dilansir TribunWow.com, pasalnya warga Ujungtanah, Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamalatea beramai-ramai menggeruduk Mapolsek Tamalatea, bahkan dengan membawa senjata tajam dan potongan kayu.

Keluarga korban dan warga setempat menuntut untuk melihat apakah Rahman Kotoro benar-benar ditahan di polsek tersebut atau tidak.

Warga Ujungtanah, Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, menggeruduk Mapolsek Tamalatea, Sabtu (20/3/2021). Masyarakat ingin mengetahui apakah pelaku pengrusakan perahu nelayan benar-benar ditahan.
Warga Ujungtanah, Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, menggeruduk Mapolsek Tamalatea, Sabtu (20/3/2021). Masyarakat ingin mengetahui apakah pelaku pengrusakan perahu nelayan benar-benar ditahan. (Capture YouTube Tribun Timur)

Baca juga: Detik-detik Warga Geruduk Polsek Jeneponto Bawa Senjata Tajam, Berawal Perusakan Perahu Nelayan

Hal itu disampaikan Bhabinkamtibmas Polsek Tamalatea Aipda Andi Pangeran HR dalam tayangan di kanal YouTube Tribun Timur.

"Perlu saya jelaskan sebagai Bhabinkamtibnas Tamanroya bahwa warga Ujungtanah itu datang ke Polsek Tamalatea karena ingin memastikan apakah betul lelaki Rahman Kotoro ini telah diamankan di Polsek Tamalatea," ungkap Andi Pangeran.

Ia menjelaskan kronologi bermula saat Toni, warga Ujungtanah, yang sehari-hari bekerja ssebagai nelayan.

Pelaku Rahman Kotoro, warga Kalumpang, mendatangi perahu Toni dan merusaknya.

"Terkait dengan perusakan perahu atas nama Toni sebagai pemilik yang dilakukan di Perairan Kalumpang di mana Toni ini pekerjaannya sebagai nelayan," papar Pangeran.

"Namun datanglah lelaki Rahman Kotoro melakukan tindakan yaitu merusak perahu milik si Toni," katanya.

Pangeran meyakinkan tersangka sudah ditahan di polsek setelah ditangkap oleh bhabinkamtibnas setempat.

"Beberapa saat kemudian, lelaki Rahman Kotoro ini telah diamankan dari pihak Polsek Tamalatea, yaitu Bhabinkamtibnas Kalumpang atas nama Pak Abdul Rahim," katanya.

"Sehingga betul telah diamankan di Polsek Tamalatea," lanjut Pangeran.

Baca juga: Penjelasan Kades soal Viral Digeruduk Ibu-Ibu Gara-gara Listrik Mati Jelang Jam Tayang Ikatan Cinta

Walaupun begitu, warga dan keluarga korban tidak percaya dengan hal itu.

Mereka tidak yakin dan menuntut Rahman Kotoro ditunjukkan di publik untuk meyakinkan ia ditahan di polsek.

Warga lalu ramai-ramai menggeruduk Polsek Tamalatea.

"Namun sebagian warga Ujungtanah barangkali kurang yakin atau kurang percaya bahwa dia diamankan di Polsek Tamalatea," ungkap Pangeran.

"Sehingga mereka datang, keluarga besar dari Toni ini. Mereka datang untuk memastikan apakah betul dia ada di Polsek Tamalatea," lanjut dia.

Demi keselamatan Rahman Kotoro sendiri, pelaku dipindahkan ke kantor polisi lain.

"Namun mengingat banyaknya warga yang datang, perlu kiranya demi keselamatan pelaku, jangan sampai ada kegiatan yang merusak dan lain-lain, maka kita segera berkoordinasi," kata Pangeran.

"Sehingga Rahman Kotoro ini diarahkan di Polsek Tamalatea. Sekarang posisi Rahman Kotoro berada di Polres Jeneponto," tutupnya.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved