Breaking News:

Tim Indonesia Mundur dari All England

Tak seperti Thailand Open, Ini Alasan Tim Indonesia Tak Gunakan Pesawat Sewaan ke All England 2021

Pertanyaan soal penggunaan pesawat mengemuka setelah Tim bulu tangkis Indonesia dipaksa mundur dari gelaran All England Open 2021, Kamis (18/3/2021).

Editor: Mohamad Yoenus
Warta Kota/Alex Suban
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (kedua dari kanan) dan Marcus Fernaldi Gideon (kanan) peraih medali emas dan rekan senegaranya pasangan Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Rian Ardianto peraih medali perak, menghormat bendera setelah pertandingan babak final ganda putra Bulu Tangkis Asian Games ke-18 tahun 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (28/8/2018). Ganda putra Kevin Sanjaya-Markus Gideon meraih medali emas setelah mengalahkan rekan senegaranya Rian Ardianto-Fa 

TRIBUNWOW.COM - Pertanyaan soal penggunaan pesawat mengemuka setelah Tim bulu tangkis Indonesia dipaksa mundur dari gelaran All England Open 2021, Kamis (18/3/2021).

Diketahui, Tim bulu tangkis Merah Putih ditarik mundur dari All England Open 2021 setelah diketahui berada dalam satu pesawat dengan orang (penumpang lain) yang terindikasi positif Covid-19 saat penerbangan dari Istanbul menuju Birmingham, pada Sabtu (13/3/2021).

Berdasarkan hal itu, Tim Indonesia pun mendapat e-mail dari otoritas kesehatan di Inggris, NHS, yang fokus dalam penanganan Covid-19 di negara tersebut.

Baca juga: PBSI Ungkap Mental Tim Indonesia seusai Dipaksa Mundur dari All England, Banyak Kurung Diri di Kamar

Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, setelah pertandingan babak pertama All England 2021 di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Rabu (17/3/2021).
Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, setelah pertandingan babak pertama All England 2021 di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Rabu (17/3/2021). (BADMINTON INDONESIA)

Karena hal itu, Marcus Fernaldi Gideon dkk pun diharuskan menjalani isolasi mandiri selama 10 hari hingga Selasa (23/3/2021).

Hal tersebut sesuai dengan regulasi Pemerintah Inggris yang mewajibkan seseorang untuk melakukan karantina 10 hari jika berada dalam satu pesawat dengan penumpang yang positif Covid-19.

Dampaknya, Indonesia pun dipaksa untuk mundur dari All England Open 2021.

Kini, ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurna buka suara terkait alasan Tim Indonesia tidak menggunakan pesawat sewaan dalam perjalanan untuk mengikuti All England Open 2021.

Padahal, sebelumnya, saat mengikuti turnamen di Thailand pada Januari lalu, tim Indonesia menggunakan pesawat sewaan.

Baca juga: PBSI Ungkap Mental Tim Indonesia seusai Dipaksa Mundur dari All England, Banyak Kurung Diri di Kamar

Baca juga: Dugaan PBSI saat Indonesia Dipaksa Mundur dari All England Open 2021, Khawatir Kevin Sanjaya Dkk Menang?

"Ini bukan persoalan masalah sewa pesawat, tidak ada hubungan dengan itu," kata Firman Saputra, saat konferensi pers menyikapi nasib tim Indonesia, Kamis (18/3/2021) siang WIB.

"Kalau pada saat itu ada pesawat yang tidak disewa, kami pakai pesawat itu. Jadi, enggak ada urusan dengan sewa-menyewa pesawat, enggak ada urusan dengan biaya-biaya itu," tuturnya.

Agung Firman kemudian mengatakan bahwa skuad Indonesia datang ke Inggris bukan untuk berfoya-foya.

"Kami tidak sedang berfoya-foya memakai pesawat jet pribadi. Kita datang ke sana untuk berlaga, membawa nama bangsa ini dengan biaya yang ada, jadi enggak ada urusan begitu.

"Kemarin (Thailand) kami tidak bisa menggunakan pesawat lain, selain harus menggunakan pesawat carter. Itu tidak ada pilihan pada saat itu," tuturnya.

Baca juga: Indonesia Dipaksa Mundur dari All England, Menpora Ngaku Tak akan Tinggal Diam: Kita Dianggap Lemah

Adapun Lebih lanjut, Agung Firman Sampurna menegaskan, pihaknya masih terus berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kemenpora untuk mendapatkan informasi yang transparan.

"Kami terus melakukan komunikasi pada saat ini dengan Kemenlu dan Kemenpora," tuturnya.

"Kami ingin mendapatkan informasi transparan, siapa yang melakukan kontak dengan 24 delegasi Indonesia yang berangkat ke Inggris," ujarnya.(*)

Berita lainnya terkait All England Open 2021

Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved