Breaking News:

Isu Kudeta Partai Demokrat

Minta Herzaky Berhenti Rekayasa Sejarah Partai Demokrat, Max Sopacua: Manusia Ini Hanya Mau Menjilat

Mantan Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Max Sopacua minta Herzaky Mahendra Putra berhenti merekayasa sejarah Partai Demokrat.

Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Max Sopacua saat memberikan keterangan pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019). Mantan Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Max Sopacua minta Herzaky Mahendra Putra berhenti merekayasa sejarah Partai Demokrat. 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Max Sopacua minta Herzaky Mahendra Putra berhenti merekayasa sejarah Partai Demokrat.

Max menilai Herzaky sebagai anak baru gede yang masuk ke partai dan tidak mengetahui sejarah sesungguhnya Partai Demokrat.

“Dia tidak alami, dia dengar cerita-cerita dari orang, ini kan konyol, manusia seperti ini kan hanya mau menjilat dan menampakan dirinya sebagai orang yang tahu sejarah partai,” kata Max Sopacua ketika dihubungi KompasTV, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Soal Pemecatan Kader Demokrat, Pengamat: AHY dan SBY di Demokrat Tak Punya Elan Vital Sama Sekali

Max lebih lanjut juga menegaskan kepada Herzaky agar tidak sok tahu tentang sejarah Partai Demokrat.

Max pun mengingatkan Herzaky untuk melihat kapasitasnya di partai Demokrat sebagai orang baru.

“Jangan sok tahu, diketawain banyak orang, anak baru gede, baru masuk partai, bicara soal sejarah partai,” ucap Max.

Apalagi, sambung Max, soal sejarah Partai Demokrat sudah banyak yang dimanupulasi.

Seperti halnya tanggal lahir Partai Demokrat yang sebenarnya 10 September, tetapi karena menghormati permintaan Vence Rumangkang diganti sesuai ulang tahun SBY 9 September.

“Atas anjuran Pak Vence Rumangkang mari kita jadikan ultah demokrat 9 September saja, sehingga sembilan sembilan, nggak jadi soal, waktu itu tidak ada asumsi negatif, tidak ada yang tahu SBY mau ambil partai itu jadi milik dia sekarang, makanya orang-orang setuju saja,” jelas Max.

Lebih lanjut Max pun merespons soal tudingan pengkhianat yang dialamatkan kepada sejumlah rekannya yang berjuang di Partai Demokrat.

Halaman
123
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: Kompas TV
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved