Breaking News:

Perpres Investasi Miras

Klaim Angka Pembunuhan Tinggi karena Miras, Amien Rais Minta Maruf Amin Tegur Jokowi: Keliru Pak

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Amien Rais meminta perizinan investasi minuman keras (miras) dibatalkan.

Capture YouTube Najwa Shihab
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, ditayangkan Selasa (20/10/2020). Terbaru, Amien Rais meminta Ma'ruf Amin menegur Jokowi terkait perpres investasi miras. 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Amien Rais meminta perizinan investasi minuman keras (miras) dibatalkan.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan melalui kanal YouTube Amien Rais Official, Minggu (28/2/2021).

Diketahui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal menetapkan industri miras masuk sebagai daftar positif investasi (DPI).

Amien Rais mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang mengizinkan investasi untuk industri minuman keras (miras), Minggu (28/2/2021).
Amien Rais mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang mengizinkan investasi untuk industri minuman keras (miras), Minggu (28/2/2021). (Capture YouTube Amien Rais Official)

Baca juga: Kecam Perpres Investasi Miras, Amien Rais Minta Jokowi Batalkan: Selamat, Anda Punya Urusan Berat

Amien mengecam perpres yang telah diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ia khawatir peredaran miras akan semakin merusak moral bangsa, terutama generasi muda.

"Maaf saya agak kencang ini, walaupun sekitar saya teduh, tapi saya harus bicara apa adanya," ucap Amien Rais.

"Perpres itu membuka sebuah air bah yang akan menenggelamkan akhlak anak muda kita dan orang tua, sama saja," kecamnya.

Ia lalu memberi contoh kejadian yang pernah dilihatnya selama tinggal di Amerika Serikat (AS).

"Ini yang saya ingat di Amerika beberapa tahun itu, setiap Jumat sore mahasiswa kalau ketemu dosennya atau sama mahasiswa mengatakan, 'Hey John, have a nice weekend. Don't drink too much' (Nikmati akhir pekan, jangan minum terlalu banyak)," ungkapnya.

"Si John-nya juga mengatakan, 'Kamu juga', jangan minum arak terlalu banyak," lanjut mantan Ketua MPR RI ini.

Baca juga: Sebut Prediksi soal Kapolri Baru Tepat, Amien Rais Mengaku Galau dengan Rencana Listyo Sigit Prabowo

Amien mengklaim konsumsi miras akan meningkatkan jumlah kriminal, terutama pembunuhan.

Ia lalu menyindir apakah kondisi ini yang diinginkan Jokowi.

"Jadi kita tahu bahwa angka kerusakan akhlak, terutama pembunuhan di Amerika tertinggi saya kira, di negara manapun juga, karena mungkin sudah menenggak minuman keras setiap weekend tanpa batas," ungkap pendiri Partai Ummat tersebut.

"Jadi mungkin Pak Jokowi maksudnya seperti itu, monggo. Tugas saya adalah mengingatkan, siapa tahu didengar," jelas dia.

Ia turut menyinggung peran Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang dikenal sebagai tokoh kiai dan memiliki pengetahuan mendalam tentang fikih Islam.

"Mohon para kiai, para ulama, juga Pak Ma'ruf Amin, Anda bisa mengatakan, 'Pak Presiden, ini keliru, Pak'," kata Amien.

Lihat videonya mulai menit 6.00:

Tanggapan Muhammadiyah

Keputusan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Perpres 10/2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal terkait investasi minuman keras (miras) kini tengah dikritisi oleh banyak pihak.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved