Breaking News:

Terkini Daerah

Bocah 8 Tahun Dicabuli Ayah Tiri Berkali-kali saat Ibu Sibuk Masak, Korban akan Ditangani Psikolog

Nasib pilu bocah 8 tahun yang mendapatkan penanganan dari Psikolog akibat ulah bejat ayah tirinya.

Penulis: Ulfa Larasati
Editor: Claudia Noventa
Kompas.com
Ilustrasi - Anak di Bawah Umur Dicabuli Ayah Tirinya Berkali-kali saat Ibu Masak, Psikolog akan Turun Tangan 

TRIBUNWOW.COM – Bocah berusia 8 tahun mengalami nasib pilu akibat ulah ayah tirinya DRH (30).

Korban yang belum diketahui namanya tersebut dicabuli ayah tirinya sebanyak empat kali di kamar rumahnya di Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel)

Perbuatan tak pantas tersebut dilancarkan pelaku saat istrinya sedang sibuk memasak di dapur.

Dikutip TribunWow.com dari Banjarmasinpost.co.id, Kepala Seksi Perlindungan Hak Perempuan dan Khusus Anak pada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Banjar, Agustina menjelaskan bahwa korban akan ditangani oleh psikolog dari RSUD Ratu Zalecha, Jumat (19/2/2021).

Penanganan akan dilakukan di rumah korban.

Agustina, Kepala Seksi Perlindungan Hak Perempuan dan Khusus Anak pada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Banjar, Jumat (19/2/2021).
Agustina, Kepala Seksi Perlindungan Hak Perempuan dan Khusus Anak pada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Banjar, Jumat (19/2/2021). (banjamasinpost.co.id/Mukhtar wahid)

Diketahui, setelah peristiwa tragis tersebut korban beserta ibunya kini tinggal di rumah kerabat mereka di Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel.

Agustina juga menjelaskan bahwa korban yang ditemani ibu dan neneknya akan diberi fasilitas konsultasi dengan psikolog RSUD Ratu Zalecha.

Kunjungan tersebut menurut Agustina bertujuan untuk memeriksa bagaimana keadaan korban pasca mendapatkan perlakuan tak menyenangkan dari ayah tirinya.

Semua biaya fasilitas konsultasi dengan psikolog tersebut telah dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Banjar, Kalsel.

Apabila trauma korban belum kunjung hilang, lanjut Agustina, korban perlu didampingi keluarga dan menerima rujukan menemui Psikiater untuk berkonsultasi agar kondisi korban kembali stabil.

Baca juga: 6 Fakta Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur, Pinjam Kamar untuk Kerokan Ternyata untuk Berbuat Mesum

Baca juga: Ketuk Rumah IRT Pura-pura Bertamu, Maling Gasak Harta dan Lakukan Pencabulan pada Korban

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved