Terkini Daerah
Viral HIK di Sragen Bikin Baliho Mirip Iklan Pilkada, Ini Cerita sang Pemilik: Awalnya Berupa Stiker
Viral foto baliho angkringan yang didesain mirip baliho saat pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Ini ceritanya.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Viral foto baliho angkringan atau HIK yang didesain mirip baliho saat pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Belakangan diketahui baliho milik sebuah warung angkringan yang berlokasi di kawasan Jalan Raya Solo-Purwodadi, Desa Gandurejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Angkringan tersebut memajang baliho besar berukuran 2x3 meter bak alat peraga kampanye (APK) milik politisi.
Baca juga: Sosok di Balik Video Viral Warga Desa Tuban Jadi Miliarder, Tak Ikut Beli Mobil meski Dapat Rp 9,7 M
Bahkan mirip spanduk politisi-politisi pada umumnya saat adanya kampanye pemilu, sehingga tertera nama calon legislatif (caleg), foto hingga nomor urutnya.
Bedanya, Angkringan Sempulur buru-buru menuliskan 'Jangan Pilih Saya, Saya Tidak Nyaleg' di bagian atas sendiri.
Di urutan nomor yang biasanya diisi nama caleg, diganti menu makan.
Mulai dari Sega Kucing, Usus, Ati, Gorengan, hingga Es Kampul hingga Eseme Bakule.
Lantas siapa sosok yang membuat baliho unik itu?
Ya, dia adalah seorang pemuda bernama Naufal Bahauddin Wafi.
Naufal menceritakan asal muasal spanduk nyeleneh tersebut.
Mahasiswa sastra Jawa Universitas Sebelas Maret Solo (UNS) itu mengaku terinspirasi dari musim pilkada bulan Desember 2020 lalu.
"Saya buatnya bulan Agustus 2020, dulu musim Pilkada," katanya Kamis (18/2/2021).
"Awalnya berupa stiker, saya iseng iseng untuk memparodikan, tapi ternyata banyak yang suka dan saya buatkan spanduk sekalian."
Baca juga: Viral Foto Siswi Cantik Tahun 1993, Eko Patrio Kaget saat Diberitahu Istri: Perhatiin, Itu Aku
Lebih lanjut, Naufal juga memanfaatkan spanduk tersebut sebagai media promosi.
"Selama ini spanduk warung biasa saja dan lumrah, saya merasa tertarik untuk mengubahnya dengan spanduk yang saya buat ini," katanya.