Terkini Daerah
Beli 4 Mobil, Miliarder Dadakan di Tuban Masih Ingin Pajero Indent: Tetangga Punya, Saya juga Ingin
Ali Sutrisno, warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, menggunakan dana kompensasi pembebasan lahan untuk membeli mobil.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Ali Sutrisno, warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, menggunakan dana kompensasi pembebasan lahan untuk membeli mobil.
Dilansir TribunWow.com, sebanyak 225 warga Desa Sumurgeneng mendapat ganti rugi atas pembebasan lahan untuk pembangunan kilang minyak oleh Pertamina dan Rosneft.
Biaya kompensasi yang diberikan jauh di atas harga pasaran, sehingga jumlah yang diperoleh warga fantastis, bahkan mencapai miliaran rupiah.

Baca juga: Sosok Miliarder Dadakan di Tuban Dapat Rp18 M, Pamerkan Sederet Mobil Baru sampai Daftar Haji
Ali mengaku dirinya sudah membeli empat mobil dari hasil penjualan tanah tersebut.
"Untuk membeli mobil dan membeli tanah. (Jumlah mobil yang dibeli) empat, L-300, Xpander, Toyota, dan HRV," tutur Ali Sutrisno, dalam tayangan Kompas Petang, Rabu (17/2/2021).
"Empat ini yang dua buat adik, satu buat istri, satu lagi buat saya," terangnya.
Selain itu Ali ingin membeli tanah di desa lain, walaupun masih mempertimbangkan harganya.
"Rencananya nanti uang saya tabung dulu, nanti kalau harga tanah sudah turun baru saya belikan tanah lagi," terang Ali.
Dalam tayangan yang sama, Ali mengungkapkan alasannya ingin memiliki mobil sesederhana melihat para tetangga memborong mobil baru.
Diketahui kebanyakan warga di desa itu langsung membeli beberapa mobil sekaligus, merenovasi rumah, hingga untuk modal usaha.
"Tujuannya tetangga pada punya, saya juga ingin punya," kata Ali ketika ditanya tentang hal tersebut.
Sementara itu, Ali mengungkapkan keiinginannya memiliki satu mobil baru keluaran Mitsubishi Pajero.
Baca juga: Dapat Rezeki Miliaran, Begini Penampakan Ratusan Mobil Diborong Warga Desa di Tuban, Sehari Beli 17
Ia menyebut para tetangga sudah memesan mobil Pajero jenis terbaru.
"Ada masih indent, katanya 'kan Pajero mengeluarkan mobil terbaru. Request-nya dari teman-teman Pajero terbaru," ungkap Ali, dalam acara Kabar Petang di TvOne, Rabu.
Ketika ditanya apakah ingin mengikuti jejak tetangga-tetangganya, sambil terkekeh Ali mengiyakan.
"Ya, iya. Nanti," ucapnya, masih terbahak.
Setelah menikmati hasil penjualan ladangnya, Ali menyebut dirinya belum melakukan pekerjaan tertentu.
"Sementara ini ngopa-ngopi dulu," katanya.
Lebih lanjut, Ali mengaku belum terlalu bisa menyetir mobil.
Ia belajar menyetir karena kini telah memiliki mobil baru.
"Awal-awal saya juga belum bisa. Baru ada ini (mobil baru) baru bisa nyetir," ungkap dia.
"Dulunya enggak bisa, sekarang bisa. Baru beli mobil baru, baru bisa nyetir," lanjutnya.
Lihat videonya mulai menit 4.00:
Keterangan Kades soal Video yang Viral di Medsos
Sebuah video yang menunjukkan warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur ramai-ramai memborong mobil baru menjadi viral di media sosial.
Dilansir TribunWow.com, jumlah mobil yang ramai-ramai dibeli warga desa itu mencapai 176 mobil.
Beberapa mobil diantarkan sekaligus menggunakan truk towing, seperti yang tampak dalam video di kanal YouTube Surya TV, Selasa (16/2/2021).
Baca juga: Viral TNI Terluka di Bentrok KKB Papua, Rekannya Panik saat Hendak Angkat Senjata Lagi: Jangan Urusi
Truk towing berjajar di jalanan desa yang sempit, masing-masing mengangkut mobil.
Terlihat beberapa warga keluar dari rumahnya untuk menyaksikan kejadian luar biasa tersebut.
Pengantaran mobil itu bahkan mendapat pengawalan polisi.
Terlihat jenis mobil dan warna yang dibeli berbeda-beda.
Kepala Desa Sumurgeneng Gihanto membenarkan video yang viral tersebut.
"Iya, betul," kata Gihanto mengonfirmasi.

Ia menyebut sejumlah warga di Desa Sumurgeneng memang baru saja mendapat pencairan uang dari pembebasan tanah.
Mereka lalu beramai-ramai membeli mobil baru secara bersamaan.
"Memang (warga) sama teman-temannya atau kelompoknya itu (dapat) pencairan yang terakhir lewat konsinyasi mengambilnya di Pengadilan Negeri (PN)," kata Gihanto.
"Mereka merencanakan untuk membeli mobil juga bersamaan," katanya.
Ada beberapa warga yang sampai membeli dua hingga tiga mobil.
Terakhir, mobil baru yang didatangkan ke Desa Sumurgeneng berjumlah 17 unit.
"Sekitar 17, baru semua," tutur Gihanto.
Baca juga: Crazy Rich Helena Lim Diperiksa Polisi, Namanya Viral karena Dapat Jatah Vaksin Covid-19 Gratis
Ia membenarkan adanya pembebasan lahan di desa tersebut.
Warga yang menjual tanahnya tidak menyangka akan mendapat kompensasi besar.
"Enggak nyangka-nyangka. Dulunya memang petani tulen. Ternyata ada pembebasan lahan," ungkap sang kades.
Pembebasan lahan tersebut disambut baik warga setempat.
Bahkan uang yang didapat langsung dibelanjakan sesuai yang diinginkan masing-masing warga.
"Terus yang dinilai itu yang sangat luas miliknya warga Desa Sumurgeneng. Alhamdulillah, ada yang senang hati. Warga Sumurgeneng bisa menerima semua dan untuk nilainya memang sudah bisa digunakan untuk membeli yang diinginkan," teran Gihanto.
"Membeli tanah, merenov rumah, juga untuk membeli mobil," lanjut dia. (TribunWow.com/Brigitta)