Breaking News:

Terkini Daerah

Dapat Rezeki Miliaran, Begini Penampakan Ratusan Mobil Diborong Warga Desa di Tuban, Sehari Beli 17

Sebuah video yang menunjukkan warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur ramai-ramai memborong mobil baru menjadi viral.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
Capture YouTube Surya TV
Viral penampakan ratusan mobil yang dibeli warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur setelah mendapatkan kompensasi pembebasan lahan, Selasa (16/2/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Sebuah video yang menunjukkan warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur ramai-ramai memborong mobil baru menjadi viral di media sosial.

Dilansir TribunWow.com, jumlah mobil yang ramai-ramai dibeli warga desa itu mencapai 176 mobil.

Beberapa mobil diantarkan sekaligus menggunakan truk towing, seperti yang tampak dalam video di kanal YouTube Surya TV, Selasa (16/2/2021).

Kades Sumurgeneng, Gihanto ditemui di rumahnya, Selasa (16/2/2021). Viral warga Desa Sumurgeneng, Tuban ramai-ramai membeli mobil baru setelah mendapat kompensasi pembebasan lahan.
Kades Sumurgeneng, Gihanto ditemui di rumahnya, Selasa (16/2/2021). Viral warga Desa Sumurgeneng, Tuban ramai-ramai membeli mobil baru setelah mendapat kompensasi pembebasan lahan. (Surya.co.id/M Sudarsono)

Baca juga: Viral TNI Terluka di Bentrok KKB Papua, Rekannya Panik saat Hendak Angkat Senjata Lagi: Jangan Urusi

Truk towing berjajar di jalanan desa yang sempit, masing-masing mengangkut mobil.

Terlihat beberapa warga keluar dari rumahnya untuk menyaksikan kejadian luar biasa tersebut.

Pengantaran mobil itu bahkan mendapat pengawalan polisi.

Terlihat jenis mobil dan warna yang dibeli berbeda-beda.

Kepala Desa Sumurgeneng Gihanto membenarkan video yang viral tersebut.

"Iya, betul," kata Gihanto mengonfirmasi.

Ia menyebut sejumlah warga di Desa Sumurgeneng memang baru saja mendapat pencairan uang dari pembebasan tanah.

Mereka lalu beramai-ramai membeli mobil baru secara bersamaan.

"Memang (warga) sama teman-temannya atau kelompoknya itu (dapat) pencairan yang terakhir lewat konsinyasi mengambilnya di Pengadilan Negeri (PN)," kata Gihanto.

"Mereka merencanakan untuk membeli mobil juga bersamaan," katanya.

Ada beberapa warga yang sampai membeli dua hingga tiga mobil.

Terakhir, mobil baru yang didatangkan ke Desa Sumurgeneng berjumlah 17 unit.

"Sekitar 17, baru semua," tutur Gihanto.

Capture video viral warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, beli mobil ramai-ramai, Selasa (16/2/2021).
Capture video viral warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, beli mobil ramai-ramai, Selasa (16/2/2021). (Surya.co.id/Istimewa)

Baca juga: Crazy Rich Helena Lim Diperiksa Polisi, Namanya Viral karena Dapat Jatah Vaksin Covid-19 Gratis

Ia membenarkan adanya pembebasan lahan di desa tersebut.

Warga yang menjual tanahnya tidak menyangka akan mendapat kompensasi besar.

"Enggak nyangka-nyangka. Dulunya memang petani tulen. Ternyata ada pembebasan lahan," ungkap sang kades.

Pembebasan lahan tersebut disambut baik warga setempat.

Bahkan uang yang didapat langsung dibelanjakan sesuai yang diinginkan masing-masing warga.

"Terus yang dinilai itu yang sangat luas miliknya warga Desa Sumurgeneng. Alhamdulillah, ada yang senang hati. Warga Sumurgeneng bisa menerima semua dan untuk nilainya memang sudah bisa digunakan untuk membeli yang diinginkan," teran Gihanto.

"Membeli tanah, merenov rumah, juga untuk membeli mobil," lanjut dia.

Gihanto menyebut ada 225 warga yang mendapat kompensasi besar atas pembebasan lahan yang dilakukan Pertamina dan perusahaan asal Rusia Rosneft.

Rencananya lahan tersebut akan menjadi proyek grass root refinery (GGR) kilang minyak.

"Untuk warga sini sendiri (dapat) sekitar Rp26 miliar," ungkap Gihanto.

Baca juga: Hendy Siswanto Jadi Bupati Pertama yang Beli Mobil Maung Pindad Harga Rp600 Juta, Pakai Uang Pribadi

225 KK Jual Tanah

Dikutip dari Surya.co.id, rata-rata warga mendapat perolehan Rp8 miliar dari penjualan tanah.

Warga yang memiliki 4 hektar tanah mencapai Rp26 miliar

Selain itu ada pula warga asal Surabaya yang memiliki lahan di desa tersebut yang mendapat Rp38 miliar.

Jumlah fantastis itu disebabkan Pertamina menghargai tanah jauh di atas pasaran, yakni Rp600-800 ribu per meter, sementara hara jual pada umumnya sekitar Rp100-150 ribu per meter.

Gihanto menyebutkan di desanya ada 840 KK, tetapi hanya 225 KK yang menjual tanahnya karena termasuk dalam penetapan lokasi (penlok) kilang minyak.

Rata-rata warga yang menjual tanahnya menggunakan 90 persen pendapatan untuk membeli mobil, 75 persen untuk membeli tanah, dan 50 persen untuk membangun rumah.

Sementara itu ada pula yang menjadikan pendapatan untuk modal usaha, tetapi jumlahnya sedikit sekali.

"Yang dibuat untuk usaha sedikit, banyak yang digunakan untuk beli mobil, sudah ada 176 mobil baru yang dibeli secara bertahap, kemarin baru datang 17 mobil," papar Gihanto.

Baca juga: Cerita Aneh di Balik Mobil yang Tersesat di Hutan Gunung Putri, Tak Sadar Lalui Semak dan Jalan Batu

Warga Tak Menyangka

Mulyadi, warga setempat, mengaku ingin membeli mobil untuk kebutuhan sehari-hari.

Ia tidak menjelaskan lebih rinci berapa jumlah yang didapat dari proyek Pertamina-Rosneft tersebut.

Mulyadi hanya mengaku tidak menyangka akan mendapat rezeki untuk membeli mobil baru.

"Tanah saya setengah hektare, sebagian uangnya untuk membeli mobil," ungkap Mulyadi.

Lihat videonya mulai dari awal:

Sebagian artikel ini diolah dari Surya.co.id dengan judul Viral Warga Desa di Kabupaten Tuban Beli Mobil Ramai-ramai Usai Ketiban Rezeki Miliaran Rupiah dan Viral Warga Desa di Kabupaten Tuban Beli Mobil Ramai-ramai, Pak Kades Malah Khawatir, Ada Apa?.

Tags:
TubanMobilPertaminaDesa SumurgenengKecamatan JenuJawa Timur
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved