Breaking News:

Isu Kudeta Partai Demokrat

Saat Cuitan Lama SBY Berfoto Bersama Moeldoko Ramai Dikomentari Netizen

Cuitan lama mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2013 lalu ramai dikomentari warganet karena isu kudeta Partai Demokrat.

Tayang:
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Twitter/@SBYudhoyono
Foto pelantikan Moeldoko menjadi Panglima TNI pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2013 lalu. 

TRIBUNWOW.COM - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko kini dituding terlibat dalam upaya pengambil alihan kekuasaan Partai Demokrat dari kuasa sang Ketua Umum Demokrat, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sosok Moeldoko yang pernah sangat dekat dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun menjadi sorotan masyarakat, termasuk disinggung oleh Wasekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon.

Cuitan lawas SBY juga kini ramai dikomentari oleh warganet.

Cuitan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2013 lalu ketika melantik Moeldoko sebagai Panglima TNI.
Cuitan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2013 lalu ketika melantik Moeldoko sebagai Panglima TNI. (Twitter/@SBYudhoyono)

Baca juga: Jawab Tudingan Demokrat, Moeldoko: Kalau Anak Buah Enggak Boleh Pergi ke Mana-mana, Ya Diborgol Saja

Pada cuitan yang diunggah oleh akun @SBYudhoyono, SBY mengunggah foto dirinya menjabat tangan Moeldoko.

Momen itu terjadi pada tahun 2013 lalu ketika Moeldoko dilantik untuk mengisi posisi Panglima TNI.

Berikut caption yang ditulis oleh akun @SBYudhoyono:

"Presiden SBY lantik Jenderal Moeldoko sbg Panglima TNI & Letjen Budiman sbg Kepala Staf Angkatan Darat yg baru."

Sebagian besar komentar warganet bernada mengkritisi Moeldoko yang dinilai tidak loyal kepada SBY.

Komentar tersebut ramai muncul sejak Senin (1/2/2021) ketika Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan ada pihak yang hendak mengambil alih kekuasaan Demokrat.

"Air susu dibalas air tuba..." cuit @FAlwino.

"Insyaallah @PDemokrat tetap solid dan menjadi pemenang 2024 ... Amin..." ucap @GUeBorneo.

"Selamat utk p muldoko .. Semoga jadi inget momen ini sewaktu diangkat sbg panglima oleh SBY ..." kata @DeniIkhwan4.

"Turut berduka ya Pak SBY, org yg dulu pernah bapak angkat jd KSAD skr berupaya ingin mengkudeta partai Bapak," ujar @BarokahRaya.

Selain ramai dikomentari warganet, Wasekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon juga mencuitkan unggahan bernada satir lewat akun Twitter-nya @jansen_jsp, pada Senin (1/2/2021).

Pada unggahannya, Jansen menyertakan foto prosesi pelantikan Moeldoko yang diangkat menjadi Panglima TNI oleh SBY pada tahun 2013 silam.

Mengomentari kejadian yang sudah lama terjadi itu, Jansen mengucapkan selamat kepada Moeldoko yang pernah dilantik menjadi Panglima TNI.

Berikut cuitan yang ditulis oleh Jansen:

"Walau saya telat mengucapkannya, selamat Jenderal atas diangkatnya jadi Panglima TNI," cuit Jansen.

Cuitan itu pun menuai bermacam pro dan kontra dari netizen.

Baca juga: Saiful Mujani Sarankan Moeldoko Mundur demi Kehormatan Jokowi: Gabung Saja dengan Demokrat

Moeldoko: Jangan Sedikit-sedikit Istana

Sementara itu, Moeldoko telah menjawab soal isu keterlibatan dalam upaya mengambil alih kekuasaan demokrat.

Moeldoko meminta untuk tidak sedikit-sedikit disimpulkan atau mengaitkan dengan istana ataupun Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Poinnya yang pertama jangan sedikit-sedikit istana," ujar Moeldoko.

"Dalam hal ini, saya mengingatkan sekali lagi jangan sedikit-sedikit istana dan jangan ganggu Pak Jokowi," jelasnya.

Moeldoko memastikan bahwa Jokowi tidak tahu menahu soal isu Demokrat.

Dirinya mengaku prihatin atas apa yang tengah dialami oleh partai berlambang bintang bersinar tiga arah tersebut.

"Jadi itu urusan saya, Moeldoko ini, bukan selaku KSP," tegasnya.

"Saya sebenarnya prihatin dengan situasi itu, karena saya juga bagian yang mencintai Demokrat," kata Moeldoko.

Baca juga: Soal Tudingan Orang Dekat Jokowi Terlibat Rencana Kudeta Demokrat, Djarot: Dibuktikan Saja

Terkait isu yang mengarah pada dirinya, Moeldoko menyebut memang pernah berfoto dengan siapapun termasuk kader dari Demokrat maupun orang-orang yang diduga pelaku gerakan kudeta Demokrat.

Namun menurut Moeldoko, hal itu tidak bisa lantas disimpulkan bahwa dirinya termasuk dalam pihak yang disebut memiliki niatan buruk terhadap Demokrat.

"Muncullah isu kudeta dan seterusnya, mungkin dasarnya foto-foto. Orang ada dari Indonesia timur, dari mana-mana datang ke sini mau foto sama saya, ya saya terima," ungkapnya.

Lebih lanjut, Moeldoko hanya berpesan kepada pemimpin di Demokrat maupun pemimpin lainnya untuk tidak mudah baper.

"Saran saya menjadi seorang pemimpin harus yang kuat, jangan mudah baperan, jangan mudah terombang-ambing dan seterusnya," pungkasnya. (TribunWow.com/Anung/Elfan)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)MoeldokoIsu Kudeta Partai DemokratPartai DemokratJansen Sitindaon
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved