Breaking News:

Terkini Daerah

Pembunuh Wanita Hamil Memohon Minta Keringanan Hukum, Majelis Hakim: Terlalu Sadis Perlakuanmu

Persidangan kasus pembunuhan sadis wanita hamil di Kota Binjai, Sumatera Utara terus berlanjut..

Editor: Lailatun Niqmah
TribunMedan/Dedy Kurniawan
Terdakwa pembunuhan, GZG berjalan tertatih pakai tongkat jelang sidang agenda pledoi di PN Binjai, Senin (18/1/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Persidangan kasus pembunuhan sadis wanita hamil di Kota Binjai, Sumatera Utara terus berlanjut.

Pembunuhan ini dilakukan oleh terdakwa GZG terhadap korban RA (23) yang merupakan seorang sekretaris peternakan.

Jasad korban yang tengah hamil tersebut, ditemukan berlumuran darah dengan kondisi terlentang, ditutupi pelepah kelapa sawit di areal Perkebunan Afdelling II PT Langkat Nusantara Keping, Selesai, Langkat, Kamis (24/9/2020) lalu.

Baca juga: Fakta Kasus Penemuan Mayat Pria di Lampung, Ada 3 Luka Sayatan di Tubuh Korban, Diduga Dibunuh

Sementara itu, sidang lanjutan agenda pledoi di Pengadilan Negeri (PN) Binjai digelar pada Senin (18/1/2021). kemarin.

GZG memohon keringanan hukuman kepada majelis hakimPN Binjai.

Pledoi diajukan oleh terdakwa setelah JPU menuntut pembunuh RA ini dengan hukuman 15 tahun penjara.

Dalam nota pembelaan atau pledoi dibacakan penasehat hukum terdakwa dari Pos Bantuan Hukum Pengadilan Negeri Binjai.

Pada sidang kali ini terdakwa terlihat masih memakai alat bantu jalan, berupa dua tongkat setelah kakinya ditembak pihak kepolisian.

Didampingi penasihat hukumnya, terdakwa memohon keringanan hukuman kepada Ketua Majelis Hakim Yusmadi didampingi Anggota David Simare-mare dan Wira Indra Bangsa.

Baca juga: Motif Agus Bunuh Teman Kencannya lalu Tinggalkan di Kamar, Sempat Ditegur Petugas Hotel saat Masuk

"Tuntutannya kemarin 15 tahun, terdakwa ajukan pledoi, setelah menyesali perbuatannya. Kami juga menilai selama beberapa kali persidangan mulai dakwaan hingga agenda tuntutan kooperatif ," ujar penasihat hukum.

Dalam sidang yang berlangsung kurang setengah jam, majelis menanyakan permintaan lain terdakwa selain keringanan hukuman.

Majelis juga sempat menyatakan heran atas perbuatan sadis terdakwa menghabisi nyawa korban yang telah menolongnya.

"Tega gitu kamu membunuh ya. Wajahmu ini tidak ada wajah pembunuh. Terlalu sadis perlakuanmu kepada korban, korban kan tidak ada salahnya sama kamu," kata majelis.

GZG tidak bergeming, dan lebih banya tertunduk malu. Tanpa sepatah kata, pria berperawakan putih, kurus, berambut pendek ini hanya diam saja di hadapan majelis hakim.

"Sidang ditutup, dan kembali digelar tanggal 25 pekan depan ya, dengan agenda pembacaan putusan," tutup ketua majelis.

Dalam dakwaan JPU GZG didakwa pasal berlapis. Pasal 340 (pembunuhan berencana), 338 (pembunuhan) dan 365 (3), karena telah melakukan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan nyawa manusia melayang.

(Tribun-medan.com/Dedy Kurniawan)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Terdakwa Pembunuhan Sadis Wanita Hamil di Binjai Kini Memohon Keringanan Hukuman

Sumber: Tribun Medan
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved