Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Dompet Korban Sriwijaya Air SJ 182 Ditemukan Masih Utuh, KTP Atas Nama Indah, Uang Masih Lengkap

Korban Sriwijaya Air SJ 182 mulai ditemukan, tak hanya jenazahnya saja melainkan juga harta bendanya. Seperti dompet milik Indah.

Tribunnews/Jeprima
Foto udara dari pesawat CN 295 milik TNI AU saat melakukan proses pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di sekitar perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). Dari udara terlihat tim SAR gabungan mencari serpihan dan korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 serta terlihat tumpahan minyak yang diduga bahan bakar Sriwijaya Air SJ 182. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNWOW.COM - Korban Sriwijaya Air SJ 182 mulai ditemukan, tak hanya jenazahnya saja melainkan juga harta bendanya.

Seperti dompet milik korban Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh pada Sabtu (9/1/2021) lalu akhirnya ditemukan.

Dompet tersebut atas nama Indah Halimah Putri.

Baca juga: Kisah Penyelam Sriwijaya Air SJ 182, Pernah Temukan Uang Rp 30 Miliar hingga Tarik Beberapa Orang

Kopaska selamatkan nelayan yang mengapung di perairan Untung Jawa saat pencarian Sriwijaya Air.
Kopaska selamatkan nelayan yang mengapung di perairan Untung Jawa saat pencarian Sriwijaya Air. (ist)

Isinya pun masih lengkap, bahkan uang di dalamnya utuh.

Dompet milik Indah berhasil ditemukan tim penyelam Kopaska.

"Kita menemukan satu dompet ada KTP atas nama Indah Halimah Putri."

"Ini masih lengkap KTP-nya beserta NPWP, juga masih ada uangnya utuh," terang Panglima Koarmada I TNI AL, Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid, Jumat (15/1/2021), dikutip Tribunnews dari Kompas.com.

Selain barang pribadi korban Sriwijaya Air SJ 182, tim penyelam Kopaska juga menemukan serpihan material pesawat.

Baca juga: Wanita Konglomerat Ditemukan Bunuh Diri Telanjang dengan Dekap Bayinya, Permintaan Tak Dipenuhi

"Tim penyelam Kopaska menemukan serpihan material pesawat yang sudah kita kumpulkan di atas sini (KRI Rigel)," lanjut Rasyid.

Semua temuan tersebut akan diserahkan pada Basarnas di JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk ditindaklanjuti oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Diketahui, mulai Jumat hari ini, area pencarian korban dan serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 diperluas.

"Pencarian lewat udara tetap kita lakukan dengan area yang diperluas," ujar Direktur Operasi Basarnas, Brigjen TNI (Marsekal), Rasman, Jumat, dilansir Kompas.com.

Rasman menjeskan ada tiga sektor yang direncanakan dalam pencarian udara oleh Search Rescue Unit (SRU) Udara.

Sektor pertama dilakukan pencarian pada ketinggian sekitar seribu kaki menggunakan Helikopter Basarnas HR-1301.

Kemudian yang kedua dilakukan Polisi Udara pada ketinggian 1.500 kaki.

Terakhir, sektor ketiga dilakukan TNI di ketinggian seribu kaki.

Baca juga: Paksa Tukang Ojek Langganan agar Ngaku Ambil Uangnya, Wanita Ini Justru Dianiaya: Untuk Modal Jualan

Rasman memperkirakan korban Sriwijaya Air terbawa arus, menjauh dari titik di sekitar Pulau Laki dan Lancang.

Tim SAR gabungan pun juga memperluas pencarian untuk sektor permukaan.

Pencarian dilakukan menggeser ke arah pantai, utamanya pesisir pulau-pulau besar di sekitar Tanjung Kait, Kabupaten Tangerang, Banten.

Lalu mengarah ke sekitar Pulau Bokor, Pulau Rambut, dan Pulau Untung Jawa, yang merupakan gugus Kepulauan Seribu.

"Walau sama di enam sektor, khusus (pencarian) di atas permukaan saya geser sedikit ke arah pantai. Kenapa?"

"Karena angin dari kemarin itu dari barat ke selatan, sehingga kalau ada yang hanyut itu bergeser ke arah pesisir pulau besar terutama sekitar Tanjung Kait," jelasnya.

Tak hanya itu, operasi pencarian yang hari ini telah memasuki hari ketujuh, akan diperpanjang hingga Senin (18/1/2021).

Baca juga: Obrolan Penyelam Sriwijaya Air SJ 182 dengan KSAL Yudo Margono: Sudah Biasa, Gak Ada Ombak Ya Kolam

12 Korban Berhasil Diidentifikasi

Acara penyerahan jenazah pramugara pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Okky Bisma di depan ruangan Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Sukanto, Jakarta Timur, Kamis (14/1/2021). RS Polri Sukanto telah berhasil mengidentifikasi total enam korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Enam korban tersebut semua berhasil teridentifikasi berdasarkan sidik jari. Tribunnews/Herudin
Acara penyerahan jenazah pramugara pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Okky Bisma di depan ruangan Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Sukanto, Jakarta Timur, Kamis (14/1/2021). RS Polri Sukanto telah berhasil mengidentifikasi total enam korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Enam korban tersebut semua berhasil teridentifikasi berdasarkan sidik jari. Tribunnews/Herudin (Tribunnews/Herudin)

Hingga Kamis (14/1/2021) malam, total 12 korban Sriwijaya Air SJ-182 berhasil diidentifikasi.

Tiga korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Mereka adalah Okky Bisma, Asy Habul Yamin, dan Fadly Satrianto.

Dikutip dari Kompas.com, berikut daftar 12 korban teridentifikasi:

1. Okky Bisma (30), pramugara Sriwijaya Air

2. Fadly Satrianto (38), co-pilot Sriwijaya Air

3. Khasanah (50)

4. Asy Habul Yamin (36)

5. Indah Halimah Putri (26)

6. Agus Minarni (47)

7. Ricko (32)

8. Ihsan Adhlan Hakim (33)

9. Supianto (37)

10. Pipit Piyono (23)

11. Mia Tresetyani (23), pramugari Sriwijaya Air

12. Yohanes Suherdi (37)

Terkait proses identifikasi, Tim DVI Polri menegaskan pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan sampai tidak ada lagi bagian tubuh yang diperiksa.

"Kami tetap melakukan pemeriksaan sampai tidak ada (bagian tubuh korban) yang diperiksa lagi," ujar Kepala Tim Rekonsiliasi DVI Polri, Kombes Agung Widjajanto, Kamis.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, mengatakan hal itu dilakukan untuk memberikan kepastian kepada keluarga korban.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W, Kompas.com/Ira Gita Natalia Sembiring/Nicholas Ryan Aditya/Ivany Atina Arbi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Dompet Indah Halimah Putri Korban Sriwijaya Air Ditemukan, Isinya Lengkap, Uang Masih Utuh."

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Sriwijaya Air SJ 182PesawatTim SARPenyelamBasarnasKomite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved