Cerita Selebriti
Adik Syekh Ali Jaber akan Berusaha Wujudkan Cita-cita sang Kakak, Muhammad Jaber: Tetap Berjuang
Adik mendiang pendakwah Syekh Ali Jaber, Muhammad Jaber akan melanjutkan perjuangan sang kakak.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Adik mendiang pendakwah Syekh Ali Jaber, Muhammad Jaber akan melanjutkan perjuangan sang kakak.
Ia pun mengungkapkan cita-cita Syekh Ali Jaber yang berharap bisa melahirkan jutaan orang yang hafal Alquran di Indonesia.
Meski sang kakak telah tiada, Muhammad akan meneruskan dakwahnya dan berusaha mewujudkan cita-cita tersebut.

Baca juga: Sosok Umi Nadia, Istri Syekh Ali Jaber yang Jadi Sorotan, Sempat Muncul di Hadapan Publik Ucap Ini
Baca juga: Pengakuan Aa Gym Melihat Jenazah Syekh Ali Jaber dari Dekat, Merasa Takjub: Bersih dan Tersenyum
Hal ini dibeberkan dalam tayangan wawancara di kanal YouTube beepdo, Kamis (14/1/2021).
Syekh Ali Jaber dikenal sebagai pribadi yang murah senyum dan aktif berdakwah.
Pria kelahiran Madinah, Arab Saudi tersebut mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Sempat terkonfirmasi positif Covid-19, Syekh Ali Jaber telah dinyatakan negatif sebelum meninggal.
Tentu saja kepergian ulama besar tersebut meninggalkan duka mendalam bagi umat dan orang-orang terdekatnya.
Terutama sang adik, Muhammad yang berharap dapat melanjutkan cita-cita sang kakak.
"Saya mohon dari para jamaah semuanya mengucapkan doa, selalu membaca doa untuk Syekh Ali Jaber," kata Muhammad.
"Tetap kita semangat menjalankan dakwah khususnya bersama Alquran, insyaAllah kita melanjutkan melahirkan satu juta hafal Alquran di Indonesia," tuturnya.
Muhammad menyebutkan bahwa hal tersebut merupakan pesan terakhir Syekh Ali Jaber padanya.
"Tetap kita berjuang, itu harapan beliau, tidak ada yang lain," kata Muhammad.
"Itu saja harapan dan cita-cita beliau bagaimana bukan hanya kami hafal Alquran, tapi insyaAllah jutaan menjadi hafidz Alquran."
"Karena semakin kita dekat sama Alquran semakin baik hidup kita di dunia akhirat," lanjutnya.
Muhammad yang juga bertekun dalam dunia dakwah, akan meneruskan jejak sang kakak.
Meski kini Syekh Ali Jaber tak ada, ia berharap keinginan yang berusaha diwujudkan semasa hidup tersebut bisa tercapai.
"Tetap kita berjuang, tetap kita berjalan, mudah-mudahan cita-cita beliau, walaupun beliau sudah pergi tapi insyaAllah menjalankan cita beliau," lugas Muhammad.
Baca juga: Putra Sulung Syekh Ali Jaber Bongkar Pesan Terakhir sang Ayah, Singgung Keluarga dan Pondasi Agama
Baca juga: Kronologi Syekh Ali Jaber Dinyatakan Meninggal Dunia setelah Negatif Covid-19, sempat Masuk ICU
Lihat tayangan selengkapnya dari menit pertama:
Detik-detik Meninggalnya Syekh Ali Jaber
Pendakwah Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau yang dikenal sebagai Syekh Ali Jaber meninggal dunia.
Syekh Ali Jaber menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Kamis (14/1/2021).
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab Syekh Ali Jaber meninggal.
Kabar duka tersebut diungkapkan oleh ulama Ustaz Yusuf Mansur melalui video yang diunggah akun Instagram pribadinya @yusufmansurnew.
Pada video tersebut, Ustaz Yusuf Mansur mengungkapkan kesedihannya.
Ustaz Yusuf Mansur menjelaskan detik-detik Syekh Ali Jaber meninggal dunia.
Syekh Ali Jaber yang sudah kurang lebih 17 hari menggunakan ventilator sempat kritis pada malam hari.
"Kita semua berduka, Indonesia berduka, Syekh Ali berpulang ke Rahmatullah, jam 08.30 tadi di Rumah Sakit Yarsi, Jakarta," ujar Ustaz Yusuf Mansur.
"InsyaAllah beliau sahid, kurang lebih 17 hari di ventilator, semalam dikabari oleh Ustaz Iskandar, dan dokter, bahwa Syeh Ali kritis," imbuhnya.
Setelah mengetahui kabar Syekh Ali Jaber kritis, Ustaz usuf Mansur langsung mengabari semua ulama di Indonesia.
Ustaz Yusuf Mansur meminta doa pada semua pemuka agama di Indonesia.
"Saya juga sebar minta doa pada ustaz dan ustazah, kyai, para ulama, Aa' Gym, teman-teman gus-gus seluruh nusantara, pimpinan pondok Indonesia, saya kirimin semua," ujar Ustaz Yusuf Mansur.
"Syeh Ali kritis, mohon doanya, sudah mau dipasang alat jantung dan sebagainya," imbuhnya.
Namun Syekh Ali Jaber tidak bisa tertolong membuat Ustaz Yusuf Mansur merasakan duka yang mendalam.
Ustaz Yusuf Mansur sontak teringat perjuangan Syekh Ali Jaber dalam berdakwah di Indonesia.
Oleh karena itu, Ustaz Yusuf Mansur berharap pada seluruh pemuka agama di Indonesia melakukan salat gaib untuk Syekh Ali Jaber.
"Kita kehilangan ahli Al Quran, kita kehilangan pejuang Al Quran, kita kehilangan seorang DAI yang ikhlas," kata Ustaz Yusuf Mansur.
"Meninggalkan negaranya demi Indonesia, mau pindah kewarganegaraan untuk dakwah di Indonesia," imbuhnya.
"Mudah-mudahan Syekh Ali, InsyaAllah Syekh Ali khusnul khatimah, mohon disalatkan gaib di masjid-masjid, mushola, di pesantren yang masih ada guru-guru dan santri yang belum libur," tandasnya.
"Saya terus kordinasi sama keluarganya, terutama Ustaz Iskandar, dan kita perjuangkan InsyaAllah apa yang sudah diperjuangkan Syekh Ali, minta doanya," jelasnya. (TribunWow.com)