Breaking News:

Terkini Daerah

Pasangan Siswa SMP Buang Bayi di Hutan, Dibalut Jaket Warna Hitam dan Berbau Busuk

Geger penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki di kawasan hutan, Desa Sumberagung, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan

DOKUMEN POLSEK NGARINGAN
penemuan jasad bayi laki-laki di kawasan hutan, Desa Sumberagung, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (13/1/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Geger penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki di kawasan hutan, Desa Sumberagung, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (13/1/2021).

Mayat bayi saat pertama kali ditemukan, kondisinya sudah memperihantinkan.

Sebab, selain terbungkus plastik dan dibalut jaket warna hitam juga telah tercium bau busuk.

Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Terlilit Kasur dan Terbungkus Plastik, Ditemukan Warga saat Lari Pagi

Ilustrasi Pembunuhan Bayi
Ilustrasi Pembunuhan Bayi (TribunWow.com/Rusintha Mahayu)

Mendapat laporan itu, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan pengembangan penyelidikan.

Dari penyelidikan awal itu, polisi menduga mayat bayi tersebut sengaja dibuang oleh pelaku karena hasil dari hubungan gelap.

Pelakunya anak SMP Dugaan polisi tersebut ternyata benar.

Kurang dari 24 jam setelah melakukan pendalaman penyelidikan itu pelaku pembuang bayi akhirnya berhasil ditangkap.

Baca juga: Misteri Mayat Pria yang Terlilit Kasur dan Terbungkus Plastik di Karawang, Polisi Ungkap Ciri-ciri

Ironisnya, pelaku diketahui masih anak berusia 14 tahun yang duduk di bangku SMP.

Mereka adalah sepasang kekasih berinisial RR warga kecamatan Wirosari dan EL warga Kecamatan Ngaringan.

"Kami amankan kemarin sore. Diduga bayi hasil hubungan keduanya. Kami sangat prihatin," kata Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Kamis (14/1/2021). 

Dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan, pelaku sengaja mengeluarkan paksa bayi tersebut saat usia kandungan 6-7 bulan.

Baca juga: Mayat Laki-laki Terlilit Kasur dan Plastik Ditemukan di Karawang, Ini Ciri-cirinya

Kemudian mayatnya sengaja dibuang di kawasan hutan itu untuk menghilangkan jejak.

Kasus tersebut saat ini ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Grobogan untuk dilakukan pendalaman penyelidikan.

"Sementara yang ditahan yang laki-laki dan yang perempuan sore kemarin diopname dikarenakan kondisinya masih lemas. Jadi bayi di kandungan usia 6-7 bulan dipaksa keluar," ungkap Jury. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sepasang Kekasih Pelajar SMP Buang Mayat Bayinya di Hutan, Terungkap Setelah Tercium Bau Busuk".

Ikuti kami di
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved