Terkini Daerah
Rekaman CCTV Fitriani Berduaan dengan Pacar di Teras Masjid sebelum Dibunuh, sang Pria Pergi Duluan
Rekaman CCTV yang menunjukkan kegiatan Fitriani (17) sebelum dibunuh beredar.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Rekaman CCTV yang menunjukkan kegiatan Fitriani (17) sebelum dibunuh beredar.
Dilansir TribunWow.com, diketahui Fitriani dibunuh dalam kondisi hamil tiga bulan di pekarangan masjid Al-Badar, Kelurahan Sei Sekambing B, Medan Sunggal, Selasa (5/1/2021).
Sementara ini dugaan pelaku mengarah ke kekasih Fitriani, Ario alias Puntung.
Baca juga: Gadis 17 Tahun Hamil 3 Bulan Dibunuh, Kesaksian Tetangga: Waktu Itu Hujan Tidak Ada yang Keluar
Dalam potongan rekaman CCTV yang diunggah kanal YouTube Tribun Medan pada Jumat (8/1/2021), terlihat Fitriani sedang bersama Ario.
Waktu menunjukkan pukul 21.17 WIB, sementara Fitriani ditemukan tewas pada 21.30 WIB.
Fitriani mengenakan jilbab hitam dan rok berwarna merah, sesuai pakaian yang ia kenakan saat ditemukan meninggal tidak lama kemudian.
Sementara itu, Ario terlihat mengenakan topi berwarna hitam dan kaus berwarna biru muda.
Dalam video berdurasi 1 menit 2 detik itu, mereka terlihat duduk bersila di teras masjid.
Suasana sepi dan tidak ada orang lalu-lalang di jalan depan masjid yang terletak dekat Mako Kodam I/BB itu.
Fitriani dan Ario tampak berbincang bersama.
Keduanya juga minum air mineral sembari mengobrol.
Tidak lama kemudian Ario berdiri dari posisi duduknya di lantai.
Baca juga: 5 Fakta Pemuda di Lampung Tewas setelah Dianiaya, Kakak Korban Tahu Kabar dari Facebook
Dari rekaman tersebut, terlihat Ario memiliki ciri-ciri fisik tidak punya tangan kiri.
Ia berjalan mengenakan sandalnya kemudian pergi.
Awalnya Fitriani hanya memandang Ario pergi dari lokasi tersebut.
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai peminta-minta ini keluar dari jangkauan kamera CCTV.
Fitriani kemudian menyusul dengan mengenakan sandal terlebih dulu.
Ia mengambil jaket hitam yang ditinggalkan Ario.
Dikutip dari Tribun-Medan.com, Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi menyebut telah memeriksa sejumlah saksi dan rekaman CCTV.
Dari keterangan yang didapatkan, ternyata terduga pelaku juga melakukan percobaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Manalu.
"Ada 3 orang saksi yang diperiksa, berikut saksi korban yang masih hidup yang ada di wilayah hukum polsek lain yang kita duga pelaku yang sama di satu hari yang sama," papar Yasir Ahmadi.
"CCTV sudah ambil rekaman di sekitar TKP masjid," tambahnya.
Lihat videonya mulai dari awal:
Kesaksian Tetangga: Waktu Itu Hujan Tidak Ada yang Keluar
Rina, seorang ibu warga Jalan Medan-Binjai, Kelurahan Sei Sekambing B, Medan Sunggal, mengungkapkan kesaksian terkait pembunuhan Fitriani (17).
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia ungkap dalam tayangan di kanal YouTube Tribun Medan, Jumat (8/1/2021).
Korban dikabarkan tengah hamil tiga bulan saat ditemukan tewas dengan luka tusuk di halaman masjid Al-Badar, dekat Mako Kodam I/BB, Selasa (5/1/2021) lalu.
Baca juga: Sebulan Lagi Menikah, Anggota DPRD di Pematangsiantar Ditemukan Tewas Bunuh Diri
Fitriani adalah warga asal Kecamatan Ganda Pura, Kabupaten Bireun, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam.
Rina mengungkap peristiwa sadis itu baru diketahui saat ada tim kepolisian datang ke kawasan tersebut.
"Diperiksalah di situ, difoto-foto," kata Rina.
Saat jenazah korban dibalik, tampak sejumlah luka tusukan di tubuh bagian depan.
"Pas dibalik baru tampak dicucuk-cucuk (tusuk), kalau pertamanya enggak," ungkap Rina.
Korban bahkan sempat dikira tewas karena Virus Corona, melihat banyaknya petugas yang datang.
Pasalnya tidak banyak darah yang ditemukan di sekitar jenazah korban.
"Bajunya berdarah, tapi enggak banyak. Darahnya sedikit," tutur Rina.
Rina membenarkan informasi bahwa Fitriani tengah berpacaran seorang pria bernama Ario Alias Puntung.
Keduanya juga tinggal di indekos yang sama, yakni di Gang Nuri Sei Sekambing B.
Diduga Fitriani meminta pertanggungjawaban kepada pacarnya karena sedang hamil.
"Kata orang pacaran, dibilang sudah hamil tiga bulan. Katanya dia minta tanggung jawab," ungkap Rina.
Baca juga: Fakta Wanita 17 Tahun Tewas di Pekarangan Masjid, Ditikam dalam Kondisi Hamil, Terekam CCTV
Rina menuturkan peristiwa terjadi kurang lebih sekitar pukul 21.30 WIB.
Suasana sekitar perkampungan itu terang, tetapi karena hujan tidak ada yang mendengar peristiwa pembunuhan itu.
"Terang, tapi enggak ada suara karena hujan gerimis itu, enggak ada yang keluar," jelas Rina. (TribunWow.com/Brigitta)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/rekaman-cctv-menunjukkan-fitriani-17-sedang-bersama-pacarnya.jpg)