Breaking News:

Vaksin Covid

Wapres Ma'ruf Amin Tak akan Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac seperti Jokowi, Ini Alasannya

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin disebut tidak akan disuntik vaksin Covid-19 Sinovac.

Editor: Lailatun Niqmah
(KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIM)
Wakil Presiden Maruf Amin di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis (26/12/2019) 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin disebut tidak akan disuntik vaksin Covid-19 Sinovac.

Juru Bicara Wapres, Masduki menjelaskan, Ma'ruf Amin tak masuk golongan penerima vaksin Covid-19 Sinovac karena usianya yang sudah lanjut.

”Enggak (divaksin bersama Presiden). Vaksin itu kan khusus umur 58 tahun ke bawah, khusus Sinovac."

"Abah (Ma'ruf) nunggu dulu vaksin berikutnya yang bisa dimungkinkan secara umur di atas 58 tahun. Jadi itu kan pemerintah sedang mengikhtiarkan yang insyaallah pada bulan April itu akan datang," kata Masduki, Selasa (5/1/2020).

Baca juga: Warga DKI Gugat Aturan Sanksi Denda Rp 5 Juta jika Tolak Vaksin, Pengacara: Jangan Dianggap Ngeyel

Masduki menyebut Wapres Ma'ruf akan menerima vaksin yang sesuai dengan kriteria usia dan kondisi kesehatannya.

"Mungkin nanti di tahap berikutnya, kalau ada vaksin yang sesuai dengan kriteria kondisi Pak Wapres," sambung Masduki.

Baidlowi membenarkan ketika ditanya vaksin yang akan diberikan ke Ma'ruf adalah Pfizer.

"Iya yang itu (Pfizer). Ya kan banyak merek lah yang dikirim, yang diikhtiarkan pemerintah Indonesia yang datang setelah Sinovac itu, dan itu setelah dilakukan uji klinis terhadap orang-orang di atas umurnya 58 ya bisa gitu," ujarnya.

Diketahui, Ma'ruf Amin lahir pada 11 Maret 1943.

Saat ini Ma'ruf Amin berusia 77 tahun.

Jokowi Tegaskan Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved