Breaking News:

Terkini Daerah

Sempat Heboh Penemuan Logam Diduga Serpihan Pesawat, Kini Diperkirakan Badan Roket Milik China

Benda ini terbawa ombak dan terdampar di Teluk Ranggau, Desa Sei Cabang Kec. Kumai, Kabupaten, Kobar.

Editor: Claudia Noventa
KOMPAS.com/DEWANTARA
Dua orang warga duduk di atas benda logam yang diduga serpihak pesawat. Serpihan ini ditemukan di kawasan Teluk Ranggau, Desa Sungai Cabang, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Senin (4/1/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Kepolisian Polres Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, menyatakan hasil penelitian sementara, diperkirakan serpihan benda yang menyerupai badan pesawat tersebut merupakan bagian dari badan roket milik China yang meledak di angkasa dan jatuh di perairan Laut Jawa.

Benda ini terbawa ombak dan terdampar di Teluk Ranggau, Desa Sei Cabang Kec. Kumai, Kabupaten, Kobar, Kalimantan Tengah.

Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Hendra Rochmawan menerangkan, perkembangan pengecekan temuan serpihan menyerupai badan pesawat di Teluk Ranggau, Desa Sei Cabang Kecamatan Kumai, Kobar tersebut.

Dua orang warga duduk di atas benda logam yang diduga serpihak pesawat. Serpihan ini ditemukan di kawasan Teluk Ranggau, Desa Sungai Cabang, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Senin (4/1/2021).
Dua orang warga duduk di atas benda logam yang diduga serpihak pesawat. Serpihan ini ditemukan di kawasan Teluk Ranggau, Desa Sungai Cabang, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Senin (4/1/2021). (KOMPAS.com/DEWANTARA)

Baca juga: Ajak Jemaah Deklarasi Tentara Allah, Ustaz Erwan Menghilang setelah Viral, Kades: Belum Konfirmasi

Baca juga: Fakta Pencuri Tewas Dihajar Pemilik Rumah Pakai Telanan, Tangan sempat Ditali hingga Tewas di Tempat

Dia mengungkapkan, ada beberapa barang yang dibawa oleh tim antara lain baju isolasi merah, satu life jacket dengan tulisan Yuan Wang Hai Panama, bagian potongan atas dari rangka, potongan kabel dan honey comb.

Diduga merupakan identitas bagian sebuah pesawat.

"Berdasarkan hasil temuan di lapangan, di bagian badan serpihan benda tersebut terdapat logo dan tulisan CNSA (China National Space Administration) yaitu Badan Antariksa Nasional Republik Rakyat Tiongkok yang bertanggung jawab untuk program ruang angkasa," kata Hendra, Rabu (6/1/2021).

Sebagai informasi, pada 10 April 2020, ada roket milik China meledak karena gagal mengorbitkan Satelit Palapa-N1.

"Diperkirakan serpihan benda yang menyerupai badan pesawat tersebut merupakan bagian dari badan roket milik Cina yang meledak di angkasa dan jatuh diperairan Laut Jawa dan terbawa ombak terdampar di Teluk Ranggau, Desa Sei Cabang Kumai, Kobar," ujarnya.

Adapun temuan kedua, yaitu benda yang ditemukan terpisah kurang lebih 500 meter dari serpihan diduga badan pesawat adalah setelan pelindung termal, life jacket milik Kapal MV. Yuan Wang Hai Panama.

"Dari hasil tracking oleh KSOP bahwa Kapal MV. Yuan Wang Hai Panama tersebut berlayar dari Australia menuju Vietnam melewati laut Jawa dan akan tiba di Vietnam pada tanggal 16 Januari 2021," ujarnya.

Baca juga: Wajib Karantina Setiba di Indonesia, Penumpang Pesawat dari Riyadh Ada yang Tolak: Hasil PCR Negatif

Baca juga: Detik-detik Pria yang Bonceng Anak 6 Tahun Serang Polisi di Jalan, Aparat Sempat Mencabut Pistol

Diperkirakan life jacket milik kapal MV. Yuan Wang Hai Panama tersebut jatuh di laut atau dibuang oleh penumpang sehingga terbawa arus ombak dan terdampar di pesisir pantai Teluk Ranggau Ds Sei Cabang Kecamatan Kumai, Kobar.

Untuk kepastian tentang serpihan benda yang menyerupai badan pesawat tersebut masih menunggu kedatangan tim KNKT, Rabu (6 /1/2021), di Pangkalan Bun.

Direncanakan tim akan melakukan pemeriksaan sampel serpihan dan dilanjutkan dengan Zoom Meeting dengan LAPAN.

"Saat ini serpihan material dan beberapa temuan di TKP diamankan di Pos AL Kumai menunggu kedatangan tim KNKT," ujar Hendra.

Artikel ini telah tayang di Tribunkalteng.com dengan judul Serpihan Benda Mirip Badan Pesawat di Kobar Kalteng Diduga Bagian Badan Roket Cina

Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved