Breaking News:

Kabar Ibu Kota

Pemprov DKI Jakarta Tunda Belajar Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan Warga: Apalagi Anak-anak

Wakil Gubernur DKI Jakarta menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak akan membuka pembelajaran tatap muka di sekolah dalam waktu dekat.

KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Ahmad Riza Patria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (12/10/2018). Terbaru, Wakil Gubernur DKI Jakarta menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak akan membuka pembelajaran tatap muka di sekolah dalam waktu dekat. 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak akan membuka pembelajaran tatap muka di sekolah dalam waktu dekat.

Alasan utamanya, kata Ariza, prioritas Pemprov DKI Jakarta saat ini adalah keselamatan dan kesehatan seluruh warga Jakarta.

"Prioritas kami yang pertama adalah keselamatan dan kesehatan seluruh warga, terutama apalagi anak-anak kita," ucap Ariza dalam acara Sapa Indonesia Malam, Sabtu (2/1/2021).

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta akan Denda Masyarakat yang Tolak Vaksinasi Covid-19: Menghalangi Juga

Ariza mengatakan, Pemprov DKI Jakarta sangat berhati-hati dalam pembukaan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Pasalnya melihat banyak negara yang membuka pembelajaran tatap muka justru ikut membuka klaster baru penularan Covid-19.

"Kita belajar dari beberapa negara yang ketika dimulai tatap muka, maka yang terjadi justru dimulainya klaster pendidikan atau klaster sekolah," tutur Ariza.

Ariza tidak ingin kejadian tersebut justru terjadi di Jakarta dan membuat penyebaran Covid-19 di Jakarta semakin masif.

Untuk itu, lanjut Ariza, proses belajar mengajar tatap muka di sekolah resmi ditunda kembali.

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Keluarkan Perda terkait Vaksin Covid-19, bagi yang Tolak Bisa Kena Denda

Meskipun beragam aturan terkait proses belajar tatap muka sudah disusun DKI Jakarta.

"Kami tidak ingin di Jakarta ketika membuka sekolah tatap muka namun anak-anak kita terpapar virus Corona, sekalipun berbagai regulasi telah kami susun kami siapkan, agar dimungkinkan untuk tatap muka," Ariza.

Untuk diketahui, saat ini kasus Covid-19 di DKI Jakarta terus mengalami peningkatan, data teranyar 2 Januari 2021 kasus Covid-19 secara keseluruhan tercatat sejumlah 187.586 kasus.

Dari jumlah kasus tersebut, terdapat 168.781 pasien dinyatakan sembuh, 15.471 dalam perawatan, 3.334 korban meninggal dunia.

(Kompas.com/Singgih Wiryono)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tunda Belajar Tatap Muka, Wagub DKI: Prioritas Kami Kesehatan dan Keselamatan Warga"

Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved