Terkini Nasional
3 Fakta Bocah SMP Parodikan Indonesia Raya, Dikenal Pendiam hingga Pandai Kelabui Petugas
Ditangkap seusai memparodikan Indonesia Raya, MDF sejak kecil sudah pandai menguasai cara mengelabui petugas di internet.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Masyarakat Indonesia sempat dibuat geger atas beredarnya parodi lagu Indonesia Raya yang bersifat menghina dan melecehkan.
Awalnya parodi tersebut diduga dibuat oleh warga Malaysia. Namun seusai ditelusuri, dua pelakunya adalah bocah yang merupakan warga negara Indonesia (WNI), yakni MDF (16) dan NJ (11).
MDF adalah siswa SMP di Cianjur, Jawa Barat yang bertanggung jawab mengunggah parodi lagu Indonesia Raya dan menambahkan gambar ayam serta orang sedang buang air kecil.
Berikut adalah beberapa fakta terkait sosok MDF:

1. Jarang Keluar Rumah
MDF diketahui memiliki kepribadian yang cenderung pendiam di kehidupan aslinya.
Dikutip dari YouTube Kompastv, hal itu diungkapkan oleh Aparat Desa Hegarmanah, Cianjur, Agung Mulyadi.
Agung menuturkan, MDF jarang nampak bergaul dengan orang-orang sebayanya.
"Enggak terlihat bergaul dengan anak-anak biasa," kata Agung.
"Dia pendiam orangnya."
"Jarang bergaul sama anak-anak seangkatan dia," sambungnya.
Baca juga: Parodikan Lagu Indonesia Raya, Bocah SMP Asal Cianjur Aslinya Pendiam dan Jarang Keluar Rumah
Agung juga mengatakan bahwa MDF cenderung lebih sering menghabiskan waktu di rumah ketimbang bermain ke luar.
"Jarang keluar lah istilahnya," kata dia.
Seperti yang diketahui, video berisikan parodi lagu Indonesia Raya itu diunggah oleh kanal YouTube MY Asean.
Tak hanya itu, parodi lagu tersebut juga menghina sejumlah presiden, termasuk Joko Widodo (Jokowi).
2. Pakai Nama Marga Khas
Menurut penjelasan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, MDF menggunakan nama yang berbeda di internet.
"MDF ini nama asli, tetapi di dunia maya itu namanya adalah Faiz Rahman Simalungun, tapi aslinya MDF," jelas Argo.
MDF menggunakan nama Simalungun yang identik dengan marga masyarakat Batak di Sumatera Utara.
Baca juga: UPDATE Viral Parodi Lagu Indonesia Raya, Terduga Pelaku Ternyata WNI, Ditangkap di Jawa Barat
Namun ditemukan fakta ternyata tersangka adalah warga Cianjur, Jawa Barat.
"Orang kalau melihat itu 'kan berarti marga di Sumatera Utara, ternyata ia adalah orang Cianjur," singgung Argo.
"Dia adalah kelas 3 SMP di Cianjur," lanjut dia.
Setelah ditangkap, tersangka dibawa ke Bareskrim Polri untuk diperiksa lebih lanjut.
3. Belajar Trik Ilegal
Sejak usia dini MDF sudah belajar mengoperasikan ponsel, termasuk trik-trik ilegal bagaimana unggahannya tidak diketahui pihak berwajib.
Kemampuan itu ia pelajari sejak masih duduk di bangku SD sampai usia 11 tahun.
"Jadi umur 8 tahun ini yang bersangkutan sudah belajar bagaimana menggunakan handphone," kata Argo.
"Terus kemudian dia juga paham bagaimana mengelabui, bagaimana seandainya nanti ada petugas, nanti kalau upload ketahuan," lanjut dia.
"Dia sudah bisa, sejak dini mendalami dari umur 8 sampai 11 tahun," jelas Argo.

Baca juga: Viral Video Pemilik Restoran Bentak Satpol PP saat Diminta Tutup: Kapolda Itu Adiknya Istri Saya
Diketahui MDF menggunakan nama palsu di dunia maya, yakni Faiz Rahman Simalungun.
Tidak hanya itu, siswa kelas 3 SMP ini juga belajar agar tidak terdeteksi saat melakukan tindakan pidana.
"Juga bagaimana membuat nama akun palsu, dia melakukan semuanya ini," singgung Argo.
"Jadi dia belajar bagaimana dia itu kalau ada pelanggaran pidana, dia tidak terdeteksi, dia sudah belajar itu," paparnya.
MDF kemudian ditangkap di Cianjur, Jawa Barat dengan sejumlah barang bukti.
"Barang bukti yang ada handphone, SIM card, perangkat PC, dan akta kelahiran untuk mengetahui umur anak ini berapa, kemudian satu buah KK yang menunjukkan MDF adalah anak dari orangtuanya," terang Argo. (TribunWow.com/Anung)