Breaking News:

Terkini Daerah

Fakta Baru Kasus Pegawai Bank di Bali yang Ditemukan Tewas di Kamarnya, Ahli Forensik: Ada 32 Luka

Polisi masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus pencurian dengan kekerasan hingga mengakibatkan seorang karyawati Bank meninggal dunia.

Tribun Bali/Firizqi Irwan
Warga di Jalan Kertanegara, Gang Widura, Nomor 24, Ubung Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali digegerkan adanya penemuan mayat perempuan, Senin (28/12/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Polisi masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus pencurian dengan kekerasan hingga mengakibatkan seorang karyawati Bank meninggal dunia bernama Ni Putu W (24).

Diketahui, Ni Putu W ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Kerta Negara, Gang Widura, Nomor 24, Banjar Poh Gading, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali pada Senin (28/12/2020).

Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut mengenai desas-desus sang pelaku.

"Untuk kasusnya masih kita dalami. Mengenai pelaku juga masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Nanti kita informasikan lagi ya," ujar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon kepada Tribun Bali, Selasa (29/12/2020).

Nana dan keluarga korban saat menghaturkan persembahyangan didepan rumah korban di Jalan Kerta Negara, Gang Widura, Nomor 24, Dusun Poh Gading, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali pada Senin (28/12/2020) siang.
Nana dan keluarga korban saat menghaturkan persembahyangan didepan rumah korban di Jalan Kerta Negara, Gang Widura, Nomor 24, Dusun Poh Gading, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali pada Senin (28/12/2020) siang. (Tribun Bali/Firizqi Irwan)

Baca juga: Pegawai Bank di Bali Ditemukan Tewas di Rumahnya, Polisi Temukan Pisau: Korban Sempat Melawan Pelaku

Perempuan asal Banjar Pakuwudan, Sukawati, Gianyar, Bali ini sebelumnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam kamarnya di lantai dua.

Setidaknya dari hasil penyelidikan yang dilakukan pihak Inafis Polresta Denpasar, terdapat luka tusukan jenis pisau belati sebanyak 25 kali.

Ceceran darah di kasur, kamar korban hingga sebagaian rumah yang dihuni Ni Putu W seorang diri.

Namun dalam hal ini, ternyata pihak medis yang memeriksa jenazah korban di RSUP Sanglah menemukan bukti baru pada bekas luka di tubuh korban.

Sebelumnya pihak kepolisian menyebut ada luka tusukan yang dialami korban sebanyak 25 kali, namun ahli forensik RSUP Sanglah menyebut luka yang dialami korban lebih dari 25 tusukan

Itu artinya pelaku menyerang korban secara membabi buta.

Baca juga: 7 Fakta Kasus Pembunuhan Pegawai Bank di Bali, Pacar Syok saat Lihat Mayat Korban, Ini Kata Polisi

Ahli Forensik RSUP Sanglah dr I Bagus Putu Alit menjelaskan pada Selasa (29/12/2020), pihaknya menerima jenazah korban pada Senin (28/12/2020) pukul 12.40 Wita atau beberapa jam setelah polisi melakukan pemeriksaan di TKP.

Selanjutnya jenazah dievakuasi menggunakan mobil ambulans BPBD KOTA Denpasar dan menuju ke RSUP Sanglah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tim forensik yang menerima jenazah korban, selanjutnya melakukan pemeriksaan luar dari tubuh korban, hal itu dilakukan berdasarkan permintaan dari pihak kepolisian Polresta Denpasar.

"Jadi dari temuan yang kita dapatkan pada pemeriksaan, kita bisa memperkirakan kapan korban itu meninggal. Jadi korban meninggal diperkirakan kurang dari 8 jam sebelum pemeriksaan," ujar dr Putu Alit.

"Kemudian yang kedua, kita dapat mengidentifikasi luka-luka yang ada pada tubuh korban jadi luka yang ada itu ada 32 bekas luka. Diantara 32 luka itu, ada 25 luka tebasan senjata tajam dan ada juga luka tusuk," lanjutnya, Selasa (29/12/2020).

Dalam keterangannya, dr I Bagus Putu Alit menyebutkan luka tusuk yang dialami korban itu ada pada dada, leher samping kiri, punggung, perut atas dan ada luka terbuka yang menunjukkan perlawanan dari korban.

"Kita juga temukan luka terbuka yang menunjukkan adanya perlawanan dari korban. Jadi ada luka terbuka pada telapak tangan kanannya," jelas dr Alit.

Tak sampai disitu, sempat terdengar ada kabar bahwa korban sebelum dibunuh mengalami tindak kekerasan seksual, namun dr I Bagus Putu Alit menepis hal tersebut.

"Kita juga mengambil swab, untuk mengetahui apakah ada tindakan seksual. Itu kita masih lakukan pemeriksaan di laboratorium. Secara makroskopis, untuk tanda-tanda kekerasan seksual kita tidak temukan. Jadi bercak (cairan pada kelamin) kita tidak temukan," tambahnya.

Baca juga: Tewas di Kasur Hanya Memakai Dalaman, Karyawati Bank di Bali Diduga sempat Melawan sebelum Dibunuh

Alami Luka Tusuk

Sebelumnya diberitakan seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di rumah berlantai dua di Jalan Kerta Negara, Gang Widura, Nomor 24, Dusun Poh Gading, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Kota Denpasar.

Korban diketahui bernama Ni Putu W yang masih berumur 24 tahun dan merupakan pegawai di salah satu Bank ternama di Indonesia (teller di Bank Mandiri).

Wanita yang berasal dari Sukawati, Gianyar, Bali ini ditemukan meninggal dunia dengan luka iris dan tusuk di beberapa bagian tubuhnya.

Menurut sumber kepolisian saat ditemui di lokasi kejadian pada Senin (28/12/2020) siang, diduga kematian korban akibat kasus pembunuhan.

"Dugaan pembunuhan. Selain luka tusuk ada sepeda motor yang hilang," ujar sumber di TKP.

Lebih lanjut diketahui kejadian ini terjadi pada Senin pagi sekitar pukul 08.30 wita, dimana saat ditemukan kondisi korban sudah tergeletak di atas kasur dalam posisi terlentang.

Kepala menghadap ke selatan, menggunakan BH dan celana pendek berwarna coklat.

Menurut sumber, korban diketahui meregang nyawa setelah tubuh korban terdapat luka tusukan lebih dari 10 titik ditubuhnya.

Mengenai hal ini, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Masih kita autopsi dan lakukan penyelidikan lebih lanjut terkait korban. Untuk info lebih lanjut kita kabari," ujarnya.

Sebelumnya, berdasarkan pantauan Tribun Bali di lokasi kejadian, terlihat mobil ambulans BPBD Kota Denpasar terparkir depan rumah penemuan mayat.

Sedangkan pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan di dalam rumah bertingkat dua berwarna putih.

Berdasarkan keterangan sumber di lapangan, informasi ini diketahui terjadi pada Senin (28/12/2020) sekitar pukul 08.30 wita.

"Kita terima laporannya sekitar pukul 08.30 wita," ujar sumber di TKP, Senin (28/12/2020) siang.

Berdasarkan keterangan lainnya, diduga penemuan yang ditemukan meninggal dunia ini menjadi korban pembunuhan.

"Dugaan korban pembunuhan," ujarnya.

Baca juga: Kronologi Karyawati Bank di Bali Ditemukan Tewas, Pacar Korban Akui Sempat Ditelepon Beberapa Kali

Berdasarkan informasi yang Tribun Bali terima di TKP, ada dugaan perempuan ini meninggal dunia karena dibunuh.

Hal itu dikatakan sumber kepolisian, bahwa saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan luka tusuk di tubuh korban.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya saat ditemui di lokasi membenarkan penemuan mayat tersebut.

"Memang benar, kita temukan seorang wanita dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah. Penyebab kematian itu kita masih lakukan pendalaman melalui autopsi ya," ujarnya Senin (28/12/2020) siang. (*)

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Ahli Forensik: Hasil Makroskopis Korban Pembunuhan di Denpasar Tak Ditemukan Tanda Kekerasan Seksual

Sumber: Tribun Bali
Tags:
KutaDenpasarBaliBankKasus PembunuhanPolisi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved