Breaking News:

Terkini Internasional

Pecahkan Rekor Dunia, Ini Penampakan Matahari Buatan Korsel saat Menyala Lebih Lama dari China

Matahari buatan Korea Selatan sukses mencetak rekor dunia, usai mempertahankan plasma bersuhu tinggi selama 20 detik.

Editor: Claudia Noventa
fusion4freedom.com
Perangkat fusi superkonduktor atau matahari buatan KSTAR 

TRIBUNWOW.COM - Matahari buatan Korea Selatan sukses mencetak rekor dunia, usai mempertahankan plasma bersuhu tinggi selama 20 detik.

Suhu ion yang dihasilkan matahari buatan Korsel itu dilaporkan mencapai lebih dari 100 juta derajat Celcius.

Waktu 20 detik ini memecahkan rekor pengoperasian sebelumnya yaitu 8 detik, yang dicatatkan KSTAR tahun lalu.

Perangkat fusi superkonduktor atau matahari buatan KSTAR, yang dikembangkan para peneliti Korea Selatan dan Amerika Serikat. Operasi matahari buatan ini pecahkan rekor dunia baru dengan durasi operasi plasma 20 detik dengan suhu lebih dari 100 juta derajat Celcius.
Perangkat fusi superkonduktor atau matahari buatan KSTAR, yang dikembangkan para peneliti Korea Selatan dan Amerika Serikat. Operasi matahari buatan ini pecahkan rekor dunia baru dengan durasi operasi plasma 20 detik dengan suhu lebih dari 100 juta derajat Celcius. (NATIONAL RESEARCH COUNCIL OF SCIENCE AND TECHNOLOGY/PHYS)

Baca juga: Perawat dan Pasien Sesama Jenis Mesum di Wisma Atlet, Seksolog Duga untuk Lampiaskan Stres: Miris

Baca juga: Bahas 6 Laskar FPI yang Ditembak Mati Polisi, Refly Harun: Tak Sembarang Dihilangkan Nyawanya

Pada 2018 sebenarnya matahari buatan KSTAR bisa mencapai suhu 100 juta derajat Celcius untuk pertama kalinya, tetapi hanya bertahan 1,5 detik.

Dengan durasi terbarunya, matahari buatan Korsel pun menyala lebih lama dari matahari buatan China.

Untuk membuat matahari buatan ini, Korea Superconducting Tokamak Advanced Research (KSTAR) memanfaatkan energi nuklir untuk menjadi perangkat fusi superkonduktor.

Karya mereka juga merupakan hasil studi bersama Seoul National University (SNU) serta Columbia University Amerika Serikat.

Baca juga: Viral Sopir Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Keluarga sang Perempuan Datang Gantian Minta Anaknya Dinikahi

Si-Woo Yoon Direktur Pusat Penelitian KSTAR mengatakan, teknologi yang dibutuhkan untuk operasi jangka panjang 100 juta plasma adalah kunci realisasi energi fusi.

"Dan keberhasilan KSTAR dalam mempertahankan plasma bersuhu tinggi selama 20 detik akan menjadi titik balik penting dalam percobaan operasi plasma berkinerja tinggi, komponen penting dari reaktor fusi nuklir komersial di masa depan," jelas dia.

Baca juga: Fakta Bocah di Muara Enim Tewas Tertembak Senapan Angin Tetangga, Pelaku Ngaku Tak Sengaja

Nantinya, para peneliti yang mengerjakan KSTAR akan bekerja untuk membantunya menyala terus menerus selama 300 detik dengan suhu ion lebih tinggi dari 100 juta derajat Celcius.

Mereka berencana melakukannya pada 2025.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas, Bernadette Aderi Puspaningrum | Editor: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas, Bernadette Aderi Puspaningrum)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul [VIDEO] Detik-detik Matahari Buatan Korsel Menyala dan Pecahkan Rekor Dunia

Sumber: Kompas.com
Tags:
MatahariKorea SelatanRekorChinaKSTARAmerika Serikat
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved