Breaking News:

Penanganan Covid

Wiku Adisasmito Ungkap Kunci untuk Turunkan Kasus Covid-19: Kedisiplinan Masyarakat Harus Terjaga

Wiku Adisasmito menjelaskan penyebab masih meningkatnya penularan Covid-19, padahal tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan tinggi.

YouTube Sekretariat Presiden
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam Keterangan Pers Juru Bicara Pemerintah terkait Perkembangan Penanganan Covid-19, Selasa (15/12/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan penyebab masih meningkatnya penularan Covid-19, padahal tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan tinggi.

Menurut Wiku masih meningkatnya penyebaran kasus Covid-19 karena kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan masih fluktuatif alias tidak konsisten.

"Tapi kita harus tahu perilaku masyarakat ini juga fluktuatif dari waktu ke waktu dan kalau kita lihat dari zonasi kepatuhan itu juga berubah dari waktu ke waktu," kata Wiku dalam diskusi secara virtual di gedung BNPB, Jakarta, Jumat, (18/12/2020).

Baca juga: Perkembangan Terbaru Vaksin Covid-19 Sinovac di Indonesia hingga Potensi Vaksin Lainnya

Karena itu, menurut Wiku penerapan protokol kesehatan harus dilakukan secara disiplin dan konsisten.

Menurutnya kunci dalam menekan penyebaran Covid-19 adalah ketahanan dalam menerapkan protokol kesehatan yang merupakan perisai dari infeksi virus Corona atau SARS-CoV-2.

"Kita harus pastikan bahwa kedisiplinan masyarakat itu harus selalu terjaga, karena setiap saat bisa berubah maka dari itu ketahanan kita bersama itu adalah kunci utama dalam rangka menurunkan kasus," katanya.

Baca juga: Buntut Aksi 1812 Simpatisan Habib Rizieq, 22 Orang Reaktif Covid-19, Ini Langkah Polisi Selanjutnya

Adapun hingga 17 Desember 2020, jumlah total kasus aktif di Indonesia sebanyak 97.139 atau 15,1 persen, lebih kecil dibandingkan rata-rata dunia sebesar 27,51 persen.

Jumlah kasus sembuh sebanyak 526.979 atau 81,9 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata dunia 70,26 persen. Untuk jumlah pasien meninggal sebanyak 19.390 kasus atau 3,0 persen lebih besar dibandingkan rata-rata dunia 2,2 persen.

Sementara menurut Wiku tingkat kepatuhan masyarakat memakai masker juga meningkat.

Jumlah wilayah kabuputen atau kota yang penduduknya tergolong tidak patuh menerapkan protokol kesehatan, jumlahnya terus menurun.

"Kita ini sudah memantau dengan alat pantau yang kita miliki itu, sudah hampir di 17 juta orang di 6,5 juta titik pada seminggu terakhir, dan itu sudah mencakup di seluruh provinsi di Indonesia. Terlihat bahwa terjadi perkembangan positif memang dalam kepatuhan di kabupaten atau kota yang tidak patuh itu mengalami penurunan," ujarnya.

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Masyarakat Tak Takut Divaksin Covid-19: Kayak Digigit Semut Lah, Thik Gitu Aja

Seperti diketahui, saat ini Pemerintah lewat Satgas Covid-19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan 3M.

Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia.

Sehingga pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat.

Catatan Redaksi:

Bersama-kita lawan Virus Corona.

Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak). (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Konsistensi Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan Jadi Kunci untuk Turunkan Kasus Covid-19

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Vaksin Covid-19Covid-19Penanganan Covid-19Virus CoronaWiku Adisasmito
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved