Breaking News:

Terkii Nasional

Tanggapan Rocky Gerung setelah Karni Ilyas Umumkan Berhentinya Acara Indonesia Lawyers Club (ILC)

Pengamat Politik Rocky Gerung ikut menanggapi keputusan berhenti tayangnya program acara talk show Indonesia Lawyers Club (ILC).

Youtube/Indonesia Lawyers Club
Pengamat Politik Rocky Gerung dan pembawa acara Karni Ilyas, dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (25/8/2020). Dirinya ikut menanggapi keputusan berhenti tayangnya program acara talk show Indonesia Lawyers Club (ILC). 

TRIBUNWOW.COM - Pengamat Politik Rocky Gerung ikut menanggapi keputusan berhenti tayangnya program acara talk show Indonesia Lawyers Club (ILC).

Sebelumnya, kepastian berhenti tayangnya ILC disampaikan oleh presiden sekaligus presenter ILC, Karni Ilyas melalui akun Twitter pribadinya, @karniilyas, Selasa (15/12/2020).

Karni Ilyas menyatakan episode Renungan Akhir Tahun: Dampak Tekanan Ekonomi, Ibu Bunuh Anak, Suami Bakar Isteri akan menjadi tayangan terakhir ILC.

Pembawa acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Karni Ilyas, Selasa (11/8/2020).
Pembawa acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Karni Ilyas, Selasa (11/8/2020). (Youtube/Indonesia Lawyers Club)

Baca juga: Jokowi Disebut Tunggu Waktu yang Pas untuk Reshuffle, Pengamat Politik: Ingin Semua Mesin Baru

Baca juga: Sebut Polisi Bisa Langgar 2 Aturan Penting karena Tembak Laskar FPI, Eks Komnas HAM: Bukan Tersangka

Melalui kanal YouTube pribadinya, Rocky Gerung Official, Selasa (15/12/2020), dirinya sedikit menyayangkan keputusan dari ILC.

Rocky Gerung menyebut keputusan tersebut ada kaitannya dengan situasi perpolitikan saat ini.

Menurutnya tak bisa dipungkiri bahwa ILC merupakan tayangan talk show yang terbaik dan bermutu, baik dari segi materi maupun narasumbernya.

Sehingga dikatakannya acara ILC layak untuk dinantikan dan ditonton setiap minggunya.

"Saya anggap saja bahwa itu satu fase saja dalam sebuah politik bahwa pernah ada satu talk show yang bermutu," ujar Rocky Gerung.

"Di mana dilatih orang berdialektika, di mana diajukan dalil untuk dibantah, di mana dimaksudkan untuk mencerdaskan publik," ungkapnya.

Rocky Gerung mengatakan bahwa berhentinya ILC bisa menjadi tolok ukur kondisi demokrasi di Indonesia saat ini.

Tidak heran ketika banyak pihak yang menyebut keputusan ILC tak lagi tayang ada kaitannya dengan kondisi perpolitikan di Tanah Air.

"Dari situ orang belajar bahwa republik sebetulnya merosot, yang memburuk sebenarnya Republik, bukan ILC-nya," katanya.

"Kan itu cara membaca politik media," tegas Rocky Gerung.

Baca juga: Rekonstruksi Tewasnya 6 Laskar FPI, Haris Azhar: Pihak FPI Harus Menantang, Menyodorkan Bukti

Lebih lanjut, Rocky Gerung menyebut dan menyakini bahwa kondisi tersebut akan disambut positif oleh para buzzer pemerintah.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved