Pilkada Serentak 2020
Kalah Telak dari Gibran di Hitung Cepat Pilkada Solo, Bagyo Tak Kapok Berpolitik: 2024 Ketemu Lagi
Calon Wali Kota Solo jalur independen, Bagyo Wahyono, menanggapi hasil hitung cepat (quickcount) dari pilkada serentak.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Calon Wali Kota Solo jalur independen, Bagyo Wahyono, menanggapi hasil hitung cepat (quickcount) dari pilkada serentak.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Mata Najwa di kanal YouTube Najwa Shihab, Rabu (9/12/2020).
Diketahui pasangan Bagyo Wahyono-Supardjo melawan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dalam Pilkada Solo.

Baca juga: Terungkap Alasan Bagyo Wahyono Menghilang setelah Mencoblos, Ketua Pemenangan: Beliau Tidur
Berdasarkan hasil hitung cepat sampai Rabu malam, pasangan Gibran-Teguh memperoleh 87,15 persen suara dan Bagyo-Supardjo mendapat 12,85 persen suara.
Meskipun kalah telah, Bagyo mengaku tidak kapok terjun di dunia politik.
Ia mengaku menjadikan pilkada kali ini sebagai pengalaman berpolitik, bahkan mengungkap kemungkinan maju dalam kontes selanjutnya beberapa tahun mendatang.
"Ini pendidikan yang luar biasa untuk masyarakat Kota Solo di arus bawah," ungkap Bagyo Wahyono.
"Ini mungkin untuk 2024 kita akan ketemu lagi," lanjutnya.
Selain itu, Bagyo menilai hasil hitung cepat ini dapat menjadi pembelajaran dan evaluasi bagi tim pemenangan Bajo.
Diketahui pasangan tersebut diusung organisasi masyarakat (ormas) Tikus Pithi.
Kelompok ini juga membantu Bajo mengumpulkan KTP dan melakukan kampanye.
Baca juga: Debat Pilkada Solo, Nada Gibran Tiba-tiba Meninggi saat Disindir Bagyo soal Budaya: Kita Cari Solusi
"Jadi betul-betul ini pendidikan yang luar biasa, karena ini memang banyak celah-celah yang kita tahu di mana agak sedikit merisaukan dari tim Bajo," singgung Bagyo.
Bagyo mengaku tidak menutup kemungkinan akan kembali terjun di dunia politik dalam pemilihan berikutnya.
"Paling enggak nanti Tikus Pithi dan Koalisi Masyarakat barangkali ada pemilihan lagi, kita bisa ikut kontestasi lagi," kata Bagyo.
Dalam tayangan yang sama, Bagyo memastikan akan mengawal pemerintahan Gibran-Teguh.
Ia menyebutkan akan selalu menyalurkan aspirasi masyarakat, terutama yang memilih dirinya, kepada pasangan pemimpin terpilih nanti.
"Berikutnya kita membawa aspirasi dari masyarakat. Otomatis kita akan mengawal dari Mas Gibran dan Pak Teguh, sebagaimana kita juga dititipi aspirasi dari masyarakat yang perlu kita sampaikan," jelas Bagyo.
"Untuk masyarakat yang menitipkan (aspirasi) betul-betul terayomi oleh Mas Gibran dan Pak Teguh," tambahnya.
Lihat videonya mulai menit 3.20:
Janji Gibran setelah Menang Hitung Cepat Pilkada Solo
Pasangan nomor urut satu dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surakarta 2020, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa menang telak dalam hitung cepat menurut Lembaga Survei Charta Politika.
Menang telak atas rivalnya Bagyo Wahono-Suparjo Fransiskus Xaverius, Gibran lantas mengungkapkan janji-janjinya bagi warga Solo.
Hal itu diungkapkan Gibran di kanal YouTube metrotvnews pada Rabu (9/12/2020).
Baca juga: Hasil Quick Count Pilkada Solo: Gibran-Teguh Unggul Telak di 2 Lembaga Survei, Data Masuk 100 Persen
Gibran berjanji akan memperbanyak program blusukan online via virtual box jika pandemi ini masih terus terjadi.
"Ya kalau masih di tengah pandemi ya otomatis kita akan memperbanyak aktivitas secara online, biar tidak ada kerumunan warga," kata Gibran.
Dalam waktu dekat, Gibran dan Teguh berencana berdiskusi banyak dengan Wali Kota Surakarta saat ini, FX Hady Rudyatmo terkait transisi kepemimpinan.
"Dalam waktu dekat kami akan menjalin komunikasi intensif dengan Pak Wali dan Pak Wakil Walikota agar biar transisinya lancar," lanjutnya.
Anak Presiden Jokowi ini berjanji akan melanjutkan program-progam unggulan Rudy.

Terlebih lagi ia akan memperluas program Rudy.
"Dan yang jelas program-program unggulan Pak Rudy yang saat ini ada akan kami lanjutkan dan perluas juga cakupannya," janjinya.
Saat ditanya komunikasinya dengan rivalnya Bagyo Wahono dan Supardjo, Gibran akan segera menemui mereka.
Ia menegaskan, sudah tak ada rivalitas setelah Pilkada ini dilakukan.
Baca juga: Pernyataan Gibran-Teguh setelah Menang Hitung Cepat Pilkada Solo: Saya Sudah Nothing to Lose
"Belum ada, tapi jika beliau berdua sudah longgar nanti akan kami sowani."
"Biar bagaimanapun ini sudah selesai tidak ada kubu-kubuan lagi, semuanya untuk bersatu membangun kota Solo," kata calon yang diusung PDIP ini,
Lebih lanjut, Gibran turut mengomentari jalannya Pilkada di tengah pandemi Covid-19.
Menurutnya, protokol kesehatan sudah berjalan dengan baik.
"Saya rasa sudah berjalan cukup baik, secara umum ini sudah berjalan lancar, aman, dan warga nyaman datang ke TPS karena sudah ada protokol kesahatan."
"Dan yang jelas tadi saya lihat di beberapa TPS protokol kesehatannya sudah cukup baik, tidak ada kerumunan, warga diberikan handblove, ada cuci tangan, jadi saya rasa sudah cukup baik protokol kesehatannya," jelas dia.
Diketahui, Gibran-Teguh menang suara di atas rivalnya, Bagyo-Suparjo.
Hingga Rabu (9/12/2020) sekitar pukul 21.00 WIB, Gibran mendapat 87,23 persen suara.
Sedangkan, Bagyo hanya memperoleh sekitar 12,77 persen. (TribunWow.com/Brigitta/Gipty)