Vaksin Covid
Kata Ridwan Kamil soal Penerima Vaksin Covid-19 di Jawa Barat, Siapkan 3 Urutan Prioritas
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, ada tiga pihak yang diutamakan mendapat vaksin Covid-19.
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, ada tiga pihak yang diutamakan mendapat vaksin Covid-19.
Masing-masing yakni, tenaga kesehatan, TNI dan Polri, serta warga di zona merah yang mayoritas berada di wilayah Bogor, Depok, Bekasi (Bodebek) dan Bandung Raya.
“Jika diminta prioritas vaksin, maka kita prioritaskan sebanyak 350.000 untuk tenaga kesehatan dan 150.000 untuk TNI dan Polri yang bertugas langsung dalam mengatasi pandemi di garis depan, kira-kira begitu,” kata Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil di Makodam III Siliwangi, Kota Bandung, Senin (7/12/2020).
Baca juga: Sebelum Disuntikkan ke Masyarakat, Vaksin Sinovac akan Disertifikasi Halal oleh MUI
Baca juga: Menlu Retno Marsudi: Proses Pengiriman Vaksin Sinovac Dilakukan dengan Hati-hati, Sesuai Aturan
Namun, Emil mengatakan, sejauh ini belum ada instruksi khusus dari pemerintah pusat mengenai berapa yang akan diberikan ke daerah, dari total 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 yang sudah ada.
“Untuk vaksin, kami belum ada arahan dari pemerintah pusat jatahnya berapa, 500.000, sejuta, 1,2 juta, kita belum tahu. Tapi urutan kita kalau pakai shaf (baris), shaf yang pertama itu tenaga kesehatan, shaf keduanya TNI dan Polri, shaf ketiga adalah mereka di zona merah,” tutur Emil.
Baca juga: 1,2 Juta Vaksin Covid-19 Baru sampai dari Tiongkok, Kapan Vaksinasi Bisa Dilakukan? Ini Kata Jokowi
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, vaksin Covid-19 yang telah tiba di Indonesia pada Minggu (6/12/2020), berbahan baku virus SARS-CoV-2 yang telah inaktivasi.
Saat ini, telah ada 1,2 juta vaksin Covid-19 yang diterima Indonesia dari produsen Sinovac asal China.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Siapa Saja Penerima Vaksin Covid-19 di Jabar? Ini Kata Ridwan Kamil