Virus Corona
Mengaku Baru Tahu soal Turnamen Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Bisa Dibubarkan juga sama APH
Menurutnya, turnamen sepak bola antar-kampung yang memperebutkan hadiah kerbau itu tidak memiliki izin dari Satgas Covid-19.
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Ribuan orang menyaksikan pertandingan sepak bola antar-kampung di lapangan Glora Graha Cibogo, Kelurahan Nyapah, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten.
Pertandingan tersebut mengundang kerumunan massa.
Kerumunan penonton terjadi di sekeliling lapangan menyaksikan pertandiangan final kerbau cup Ciboga antara Jaga Ripus melawan Jaran Ireng.
Pertandingan dimulai pada pukul 15.00 WIB itu mengundang ribuan warga dari sejumlah wilayah di Kota Serang.
Baca juga: Satgas Covid-19 Minta Pemda Tingkatkan Edukasi 3M, Sebut Zona Hijau Virus Corona Semakin Menipis
Sayangnya, masih banyak penonton tidak menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, dan jaga jarak.
Selama jalannya pertandingan, tidak terlihat Satuan Gugus Tugas Covid-19 maupun pihak kepolisan yang mengawal maupun berupaya membubarkan pertandingan.
Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadit Pranoto saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui adanya turnamen sepak bola yang dihadiri ribuan orang di tengah pandemi.
"Saya juga baru tahu ini , tadi saya sudah bilang ke kapolsek agar jangan ada kerumunan di tengah pandemi gini," kata Yunus kepada wartawan, Rabu (2/12/2020).
Menurut Yunus, sejak awal dia sudah meminta dan menghimbau kepada jajarannya agar tidak mengizinkan kegiatan yang memicu kerumunan massa.
"Karena ke polres juga nggak ada izin ini, coba tanya ke kapolseknya," ucapnya.
Baca juga: Akui Sedang Isolasi Mandiri, Habib Rizieq Minta Maaf Timbulkan Kerumunan: Walaupun Tidak Covid
Diketahui, Banten saat ini masih sedang menerapkan protokol kesehatan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.267-Huk/2020.
Dalam keputusan tersebut, Gubernur juga meminta kepada pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Banten untuk wajib melaksanakan PSBB sesuai dengan ketentuan undang-undang.
Tanggapan Satgas
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang W Hari Pamungkas mengaku baru mengetahui adanya turnamen sepak bola di Lapangan Glora Graha Ciboga, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten.
Menurutnya, turnamen sepak bola antar-kampung yang memperebutkan hadiah kerbau itu tidak memiliki izin dari Satgas Covid-19.
"Tidak ada rekomendasi dari gugus tugas sesuai surat edaran kepala daerah, tidak merekomendasikaan kegiatan kerumunan," ujar Hari kepada wartawan, Rabu (2/12/2020).
Hari menyayangkan terjadinya kerumunan massa.
Seharusnya, gugus tugas di tingkat kecamatan melakukan pengawasan.
Bahkan, kata dia, aparat penegak hukum (APH) dapat melakukan tindakan tegas jika terjadi kerumunan dengan membubarkan kegiatan.
"Bisa dibubarkan juga sama APH sebenarnya, cuma melihat kekuatan masa dengan APH juga kan," kata Hari.
Baca juga: Satgas Covid-19 Minta Pemda Tingkatkan Edukasi 3M, Sebut Zona Hijau Virus Corona Semakin Menipis
Padahal, lanjut Hari, berdasarkan surat edaran dari Wali Kota Serang sudah mengatur agar masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya tidak melaksanakan kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan dan melanggar prokes.
Untuk itu, Satgas Covid-19 Kota Serang akan melakukan evaluasi petugas hingga tingkat bawah.
"Nanti dilakukan demikian (evaluasi). Nanti ada evaluasi dan koreksi di jajaran satgas tingkat bawah," tegasnya.
Baca juga: Pemerintah All Out Ingin Sehatkan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Kata Kemenkes
Kasus Covid-19 Terus Bertambah
Berdasarkan data dari Dinkes Kota Serang, kasus Covid-119 setiap harinya bertambah.
Kasus terkonfirmasi positif sebanyak 803 orang terdiri 68 dirawat, 273 diisolasi, 441 sembuh dan 21 meninggal dunia.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu dan Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...