Breaking News:

Terkini Daerah

Fakta 300 Pengendara Motor Keroyok 2 Pengemudi Mobil: Korban Diduga Mabuk, 6 Pelaku Masih Remaja

Sejumlah tersangka pengeroyokan terhadap pengemudi mobil di Makassar, Sulawesi Selatan berhasil ditangkap.

Dok Humas Polrestabes Makassar
Mobil yang digunakan ASA usai dirusak ratusan pengendara motor di Jalan Sultan Alauddin Makassar, Jumat (13/11/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Sejumlah tersangka pengeroyokan terhadap pengemudi mobil di Makassar, Sulawesi Selatan berhasil ditangkap.

Dilansir TribunWow.com, diketahui peristiwa itu terjadi di Jalan Sultan Alauddin, samping Polsek Rappocini, pada Jumat (13/11/2020) dini hari.

Akibat penganiayaan itu, pengemudi mobil berinisial ASR (22) mengalami luka berat di sekujur tubuhnya sehingga harus dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara.

Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik (Ilustrasi Penganiayaan)

Pada saat kejadian diketahui ASR tengah bersama seorang rekannya.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Rappocini Iptu Nurtjahyana, sejumlah tersangka yang ditangkap masih merupakan remaja.

Seorang di antaranya adalah remaja 16 tahun berinisial RS.

Nurtjahyana mengungkapkan peran tersangka RS dalam kejadian itu.

"Jadi dia yang bonceng itu melakukan perusakan," kata Nurtjahyana, dikutip dari Kompas.com, Minggu (15/11/2020) malam.

Polisi juga menangkap enam remaja lainnya yang diduga terlibat dalam penganiayaan itu.

Menurut Nurtjahyana, diduga dua kelompok berbeda menyerang ASR pada malam itu.

Korban sendiri mengaku ada sekitar 300 sampai 500 orang yang saling berboncengan dan menyerang mobilnya.

Akibatnya, mobil tersebut rusak berat.

Kelompok massa ini menutup dua ruas jalan besar saat mengejar korban dari Jalan Veteran sampai Jalan Sultan Alauddin.

"Mungkin sampai 300-500 orang karena dua lajur dia kuasai. Dari arah berlawanan juga ada yang melakukan pelemparan," kata Nurtjahyana.

"Kita tetap melakukan pengejaran terhadap pelaku-pelaku yang sudah kita ketahui identitasnya," tambahnya.

Akibat kejadian itu, tersangka terancam dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Korban Diduga Mabuk

Sementara itu kondisi korban ASR dan rekannya pada saat kejadian diduga dalam pengaruh minuman keras.

"Berdua (korbannya) tapi disinyalir sudah habis minum itu. Mabuk juga," kata Kapolsek Rappocini Kompol Ashari, Sabtu (14/11/2020).

Diketahui kejadian yang viral di media sosial tersebut diduga berawal saat mobil ASR melintas dengan suara bising knalpot.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved