Breaking News:

Penanganan Covid

Zona Merah Covid-19 Meningkat Signifikan, Prof Wiku Adisasmito: Sangat Disayangkan

Terjadi peningkatan yang signifikan wilayah zona merah atau zona berisiko tinggi penularan Covid-19 pekan ini.

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Freepik
Ilustrasi Virus Corona atau Covid-19 

TRIBUNWOW.COM - Terjadi peningkatan yang signifikan wilayah zona merah atau zona berisiko tinggi penularan Covid-19 pekan ini.

Pekan sebelumnya tercatat hanya ada 19 kabupaten/ kota yang masuk kategori zona merah Covid-19.

Kini angka tersebut bertambah menjadi 27 kabupaten/kota.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito (covid19.go.id)

Sementara zona oranye atau risiko sedang menurun menjadi 370 daerah dari pekan sebelumnya sebanyak 371 kabupaten/kota.

Pada zona kuning atau risiko rendah pekan ini turun menjadi 97 kabupaten/kota dari sebelumnya 104 kabupaten/kota.

Baca juga: Wagub DKI Jakarta Riza Patria Ingatkan Warga agar Tidak Berkerumun di Tengah Pandemi Covid-19

Kemudian zona hijau dengan daerah yang tidak ada kasus baru meningkat dari 8 menjadi 9 kabupaten/kota.

Selain itu, zona hijau yang tidak terdampak menurun dari 12 kabupaten/kota menjadi 11 kabupaten/kota.

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, perkembangan pekan ini terlihat perkembangan ke arah yang kurang baik.

"Sangat disayangkan, terdapat 33 kabupaten/kota yang sebelumnya berada di zona kuning berpindah menjadi zona oranye," katanya lewat keterangan tertulis, Rabu (11/11/2020).

Wiku menambahkan, kondisi yang memburuk itu bisa disebabkan oleh pemerintah daerah yang lengah untuk menggalakkan protokol kesehatan.

Ia bahkan menyebut ada 19 kabupaten/kota yang berpindah ke zona.

"Apabila masyarakat dan pemerintah daerah lengah, maka kabupaten/kota di zona oranye dapat berpindah ke zona merah. Dan ini terjadi pada 19 kabupaten/kota pekan ini. Ini menunjukkan Pemerintah Daerah dan masyarakatnya benar-benar lengah," tegas Wiku.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Amerika Serikat Terus Melonjak, Berbanding Terbalik dengan Negara Tetangganya

Ada pun 19 daerah itu di antaranya Kota Bengkulu, Bantul, Karawang, Bekasi, Cilacap, Magelang, Karanganyar, Semarang, Kota Tegal, Tanah Bumbu, Kotawaringin Timur, Sukamara, Sumbawa, Kota Bima, Kota Kupang, Banggai Kepulauan, Kota Tomohon, Tanah Datar dan Kota Gunungsitoli.

Daerah-daerah itu harus segera mengevaluasi penerapan protokol kesehatan.

Masyarakat harus dipastikan menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Sementara pemerintah setempat diminta menggencarkan 3T, yakni testing, tracing, dan treatment.

"Selain itu tingkatkan 3T bagi pemerintah daerah, sehingga deteksi dini dapat dilakukan pada mereka yang positif dan kontak terdekatnya. Serta pelayanan pasien dapat dilakukan lebih dini dan meningkatkan peluang untuk sembuh. Ingat penanganan Covid-19 adalah tanggung jawab kita bersama," kata Wiku.

Baca juga: Sekeluarga Tewas karena Covid-19 seusai Acara Nikah, Mempelai Wanita Sesak Napas saat Ngunduh Mantu

Sebagaimana diketahui, pemerintah lewat Satgas Covid-19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan protokol kesehatan 3M yaitu Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak.

Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia. Makanya, pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat.

Catatan redaksi:

Bersama-kita lawan virus Corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

(Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Daerah Zona Merah Covid-19 Meningkat, Satgas Minta Pemda Galakkan Kembali Protokol Kesehatan

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Penanganan Covid-19Covid-19Wiku Adisasmito
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved