Pilpres Amerika Serikat 2020
Fakta Sosok Joe Biden Presiden Amerika Terpilih yang Jarang Diketahui, Ini Rekam Jejak Kehidupannya
Sosok Joe Biden (Joseph Robinette Biden) bukanlah wajah baru dalam politik AS telah dirinya telah menunggu kesempatan ini selama 30 tahun terakhir.
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Joe Biden berhasil mengalahkan pesaingnya, Donald Trump dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) 2020.
Sosok Joe Biden (Joseph Robinette Biden) bukanlah wajah baru dalam politik AS telah dirinya telah menunggu kesempatan ini selama 30 tahun terakhir.
Seorang Demokrat, Joe Biden mengalahkan Presiden Donald Trump untuk menjadi presiden ke-46 Amerika Serikat.
Biden sempat menjabat sebagai Wakil Presiden ke-47 dalam pemerintahan Barack Obama dari 2009 hingga 2017.
Dia telah menghabiskan hampir 36 tahun di Senat sebagai anggota Partai Demokrat.

Berikut TribunWow.com kutip dari Boldsky, sosok Joe Biden yang tak banyak diketahui publik.
1. Joe Biden lahir pada tanggal 20 November 1942 di Scranton Pennsylvania, Amerika Serikat.
Awalnya, ayah Biden adalah orang kaya, tetapi karena beberapa masalah keuangan, keluarga tersebut menghadapi beberapa krisis keuangan.
2. Biden belajar di University of Delaware dan kemudian melanjutkan untuk mengejar gelar hukum (pada tahun 1968) di Syracuse University.
Baca juga: Sosok Kamala Harris, Wanita Asia Selatan Pertama yang Berhasil Tembus Pilpres AS Dampingi Joe Biden
3. Pada tahun 1970, ia terpilih sebagai Penasihat Negara Kastil Baru setelah itu ia menjadi senator termuda keenam dalam sejarah Amerika.
4. Biden memegang martabat sebagai anggota lama Komite Hubungan Luar Negeri Senat setelah ia akhirnya terpilih sebagai ketuanya.
5. Setelah Obama memenangkan Pemilihan Presiden 2008, Biden terpilih kembali menjadi Senat dan merupakan salah satu Senator Senior keempat yang menjabat sebagai Wakil Presiden dalam pemerintahan Obama.
6. Dia bekerja dalam negosiasi dengan Partai Republik Kongres untuk mengesahkan berbagai undang-undang.
Seperti Undang-Undang Bantuan Pajak 2010 yang kemudian menyelesaikan kebuntuan pajak dan Undang-Undang Bantuan Pembayar Pajak Amerika tahun 2012 yang menghalangi jurang fiskal.
7. Dia juga bekerja untuk mengesahkan Perjanjian New START Amerika Serikat-Rusia dan mendukung intervensi militer di Libya.