Breaking News:

Virus Corona

Klarifikasi Satgas soal Video Viral Jenazah Pasien Covid-19 Kehilangan Matanya di Probolinggo

Sempat viral di media sosial soal adanya jenazah pasien Covid-19 yang kabarnya kehilangan anggota tubuhnya, yaitu bagian mata.

Kompas.com/Istimewa
Foto jenazah positif corona yang disebut matanya hilang dan berdarah karena dicongkel di Kabupaten Probolonggo, Jawa Timur. 

TRIBUNWOW.COM - Sempat viral di media sosial soal adanya jenazah pasien Covid-19 yang kabarnya kehilangan anggota tubuhnya, yaitu pada bagian mata.

Kejadian tersebut terjadi di Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (5/11/2020).

Dilansir TribunWow.com, berdasarkan video yang viral dan beredar luas tersebut, terlihat jenazah sudah dibungkus oleh plastik sebagai syarat pemulasaran sesuai protokol Covid-19.

Baca juga: Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito Ungkap Ada Penurunan Zona Merah dalam Sepekan

Baca juga: Maruf Amin Tunggu Hasil Laporan MUI yang ke China untuk Pastikan Kehalalan Vaksin Covid-19

Namun setelah dibuka yang menjadi janggal adalah lantaran pada bagian mata terlihat banyak darah.

Kondisi tersebut lantas dianggap karena matanya sudah dicongkel oleh pihak rumah sakit.

Koordinator Pengamanan dan Penegakan Hukum Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto buka suara menanggapi kabar tersebut.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Sabtu (7/11/2020), Ugas Irwanto mengatakan tidak benar jika mata jenazah pasien Covid-19 itu hilang.

Dirinya pertama menjelaskan bahwa jenazah tersebut berinisial M dan meninggal di RSUD dr Moh Saleh, Kota Probolinggo.

Saat meninggal, M ini memang berstatus positif Covid-19.

Selain itu ada penyakit lain yang menyertai, yakni menderita stroke dan mengalami pendarahan.

Terkait banyaknya darah pada bagian mata, menurut Ugas Irwanto adalah karena yang bersangkutan sebelum meninggal sempat mengalami tekanan darah tinggi hingga mengakibatkan pembuluh darah pecah.

Oleh karenanya, pendarahan hebat terjadi.

Baca juga: Wanita Penderita Covid-19 Diperkosa lalu Dibunuh oleh Dokter dan Staf Medis, Lisensi RS Dibatalkan

Baca juga: Kabar Buruk bagi Real Madrid, Casemiro dan Eden Hazard Positif Covid-19

Dan dikatakannya tidak hanya pada bagian mata, melainkan juga dari hidung, dan telinga.

Dirinya juga menegaskan bahwa keutuhan dari jenazah tersebut disaksikan oleh pihak keluarga.

“Sekali lagi saya tegaskan, pendarahan itu karena stroke. Kita klarifikasi, matanya yang disebut dicongkel, itu tidak benar. Keluarga menyaksikan sendiri, matanya ada,” kata Ugas saat ditemui di Mapolres Probolinggo, Jumat (6/11/2020).

Lebih lanjut, Ugas Irwanto menceritakan ada faktor lain yang membuat darah yang keluar semakin banyak.

Dikatakannya bahwa selama perjalanan dari RSUD Moh Saleh menuju rumah duka di Kecamatan Paiton dalam posisi tengkurap.

Kondisi tersebut membuat darah menjadi mudah mengalir.

Oleh karenanya, pihaknya merasa terganggu dan dirugikan dengan menyebarnya video yang tidak benar tersebut.

Hal itu juga seakan memberikan stigma buruk terhadap tim medis terkait jenazah Covid-19.

Ugas Irwanto mengatakan akan mengusut pelaku penyebar video tersebut.

“Akan diselidiki, tadi saya rapat dengan Pak Wakapolres. Kalau dibiarkan, membahayakan. Keluarga M siap memberikan kesaksian,” lanjutnya.

Baca juga: Penjelasan Satgas Penanganan Covid-19 soal Penyelenggaraan Ibadah Umrah 2020

Sementara itu menyikapi kejadian tersebut yang dinilai telah melanggar protokol Covid-19, pemerintah kabupaten Probolinggo bersama satgas setempat akan melakukan tracking.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah adanya kluster baru penyebaran Covid-19 setelah melakukan kontak dengan jenazah Covid-19. (TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)

Artikel ini diolah dari Kompas.com dengan judul 'Soal Video Viral Mata Jenazah Pasien Covid-19 Hilang, Satgas: Tidak Benar, Matanya Ada' dan 'Saya Tegaskan, Pendarahan Itu karena Stroke, Matanya yang Disebut Dicongkel Itu Tidak Benar'

Tags:
Covid-19CoronaProbolinggoJawa TimurViral
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved