Breaking News:

Terkini Daerah

Bukan Psikopat, Ini Pengakuan Pelaku Bunuh PSK di Bekasi setelah Hubungan Badan: Banyak Isinya

Terungkap motif pembunuhan PSK berinisial SS di Bekasi, ternyata karena motif ingin kuasai harta korban.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Mohamad Yoenus
Tribun Jakarta
Pelaku pembunuhan PSK di Kos Haji Jamal Bekasi bernama Bayu Bani Adam (29), di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Rabu, (4/11/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) berinisial SS ditemukan tak bernyawa di sebuah kos di Haji Jamal, Gang Rahayu, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi Jawa Barat, pada Minggu (25/10/2020).

Korban dibunuh oleh pelanggannya berinisial BBA setelah melakukan hubungan badan.

Sebelumnya, polisi menduga pelaku mengidap psikopat lantaran tak jelas alasannya membunuh SS.

Seorang pria berinisial BBA nekat membunuh seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) berinisial SS di sebuah indekos di Bekasi Utara pada Minggu (25/10/2020).
Seorang pria berinisial BBA nekat membunuh seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) berinisial SS di sebuah indekos di Bekasi Utara pada Minggu (25/10/2020). (Tribun Jakarta)

Baca juga: Polisi Temukan Kejanggalan, PSK di Bekasi Dibunuh Pakai Plastik dan Pisau oleh Pelanggannya

Dikutip TribunWow.com dari Tribun Jakarta pada Kamis (5/11/2020) BBA rupanya membunuh SS karena dompet korban.

Mulanya, mereka berkenalan melalui aplikasi MiChat.

Pada saat itu, BBA hanya berniat untuk melakukan hubungan badan.

Mereka janjian dengan harga Rp 450 ribu.

"Dari hasrat sendiri untuk ingin kenalan sama korban menggunakan MiChat, (janjian hanya ingin hubungan badan) betul," kata BBA di Mapolres Bekasi Kota.

Pada Minggu (25/11/2020) pukul 16.00 WIB, mereka selesai berhubungan badan.

Lalu, BBA menyerahkan uang Rp 450 ribu pada korban seusai perjanjian.

Uang tersebut lantas dimasukan SS ke dalam dompet berwarna putih milik korban.

Pada saat itulah, BBA sempat melirik dompet tebal milik korban.

Maka terlintas pikiran BBA untuk mengambil uang tersebut.

"Saya gelap mata karena melihat isi dompet korban, banyak isinya," ungkap BBA.

Baca juga: Kronologi Pembunuhan PSK di Bekasi setelah Hubungan Intim dengan Pelaku, Polisi Temukan Kejanggalan

Ia kemudian ke kamar mandi terlebih dahulu untuk membilas badan.

Setelah mandi, barulah ia mengambil pisau lipat di dalam ransel.

BBA juga membekap korban dengan plastik ketika SS terpojok dan bersandar di tembok.

Ia membekap SS dengan plastik lantaran tak ingin orang lain dengar teriakan korban.

Di waktu yang bersamaan, BBA juga memaksa korban menunjukkan tempat menyimpan dompet.

Namun korban enggak memberitahukannya sehingga ia didorong hingga tertelungkup di lantai.

Pada posisi tersebut, Bayu langsung menikam leher dan perut sebelah kiri korban.

Meski demikian, korban belum memberitahukan letak dompetnya hingga akhirnya tewas.

Sementara itu, BBA berinsiatif untuk mencari dompet tersebut di dalam lemari pakaian.

Namun pelaku yang ternyata sudah beristri ini tak kunjung menemukannya sehingga ia menyerah.

"Sempat saya cari di lemari korban, baju-bajunya saya keluarin satu-satu, kemudian pas dicari nggak nemu saya rapikan lagi pakainya," tUtur BBA.

Baca juga: Mulut PSK Disumpal Plastik setelah Berhubungan Badan dengan Pelanggannya, Pelaku Diduga Psikopat

Kemudian, BBA melupakan tujuannya dan langsung kabur dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

BBA yang panik langsung lari menuju rumah orang tuanya yang berada di Bekasi Timur.

Ia sempat menghubungi istrinya karena panik.

Diduga Psikopat karena Dompet Korban Tak Diambil

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian Nurrizal, menyebutkan bahwa pelaku sudah menyiapkan pisau sebelum berhubungan badan dengan korban.

Dalam melakukan aksinya, pelaku juga sempat menyumpal mulut korban menggunakan plastik.

Hal itu dilakukan agar teriakan korban tidak didengar ketika dirinya menusuk korban.

Alfian merasa, pelaku sudah menyiapkan semuanya.

"Kami temukan ternyata dia saat membunuh itu membumkam mulut korban pakai plastik," kata Alfian, Rabu, (28/10/2020).

"Dibungkam baru ditusuk, ini kan dia sudah tahu triknya, kalau korban teriak kan nanti didengar tetangga kost," ucapnya.

Hal-hal itulah yang membuat polisi menduga ada motif lain terkait kematian korban.

Apalagi, ternyata pelaku tidak mengambil dompet korban.

"Kan pelaku bawa pisau, ini memang direncanakan apa seketika, kalau pun mau menguasai harta, tapi enggak diambil uangnya tidak masuk dalam pasal pembunuhan dalam kekerasan," kata Alfian.

"Artinya pembunuhan murni, tapi ini pembunuhan biasa atau berencana, ini butuh pendalaman," lanjutnya.

Polisi sempat menduga pelaku mengidap jiwa psikopat.

Meski demikian, Alfian menyebut pelaku bisa tetap menjawab pertanyaan penyidik layaknya orang normal.

"Bisa jadi (psikopat), karena kelainan jiwa itu bisa borderline, impulsif, bipolar. Tapi kita tidak perlu tahu ini, enggak perlu. Dia diajak bicara normal kok," ucapnya. (TribunWow.com/Mariah Gipty)

Artikel ini diolah dari  Tribun Jakarta dengan judul Pria yang Bunuh PSK Setelah Bersetubuh Ditangkap Dalam Waktu Singkat, Terungkap Peranan Sang Istri dan Pelaku Pembunuhan PSK di Bekasi Diduga Psikopat, Sekap Mulut Korban Hingga Bawa Pisau Sendiri

Tags:
Hubungan BadanBekasiJawa BaratPekerja Seks Komersial (PSK)Istri
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved