Breaking News:

Virus Corona

3 Fakta Ibu Hamil Ditolak 4 Rumah Sakit, Berawal Disebut Positif Covid-19 meski Belum Tes Swab

Pasalnya saat hendak melahirkan, bukannya layanan baik yang didapatkan, tapi ia justru merasa dipimpong oleh empat rumah sakit.

Editor: Mohamad Yoenus
sciencefocus.com
Ilustrasi Virus Corona 

TRIBUNWOW.COM - Kisah pilu dialami seorang ibu berinisial RH (36), warga Kecamatan Natar, Lampung Selatan

Pasalnya saat hendak melahirkan, bukannya layanan baik yang didapatkan, tapi ia justru merasa dipimpong oleh empat rumah sakit.

Hal itu terjadi karena ia dinyatakan positif Covid-19 oleh seorang dokter di RS Permata Hati Kota Metro meski belum dilakukan tes swab.

Karena merasa dirugikan dengan pernyataan tersebut, RH melalui kuasa hukumnya menuntut rumah sakit yang bersangkutan untuk bertanggung jawab.
Akriman Hadi, kuasa hukum dari RH (36), pasien melahirkan yang dinyatakan positif Covid-19 dari hasil rapid tes menunjukan surat rujukan dari RS Permata Hati, Kota Metro, Sabtu (31/10/2020) sore.
Akriman Hadi, kuasa hukum dari RH (36), pasien melahirkan yang dinyatakan positif Covid-19 dari hasil rapid tes menunjukan surat rujukan dari RS Permata Hati, Kota Metro, Sabtu (31/10/2020) sore. (KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA)

Hasil Rapid Test 

Kuasa hukum RH, Akriman Hadi mengatakan, kasus yang dialami kliennya tersebut terjadi pada pertengah September 2020.

Kejadian bermula saat RH yang akan melahirkan dirujuk oleh bidan desa ke RS Permata Hati di Kota Metro.

“Dari pemeriksaan bidan desa, klien kami dinyatakan tensi darahnya tinggi dan juga memiliki riwayat keguguran serta kuret, sehingga bidan desa merujuk Rumah Sakit Permata Hati di Kota Metro,” kata Hadi di Mapolresta Bandar Lampung, Sabtu (31/10/2020).

Setibanya di RS Permata Hati tersebut, RH kemudian dilakukan observasi dan juga rapid test oleh dokter dan perawat jaga.

Usai dilakukan pemeriksaan itu, ia terkejut karena oleh dokter disebut positif Covid-19.

Padahal saat itu ia hanya dilakukan rapid test dan bukan tes swab.

Meski pernyataan itu sudah coba disanggah, tapi dokter dan rumah sakit tetap menyebut kliennya positif Covid-19.

“Sekitar pukul 21.30 WIB, datang seseorang yang mengaku dokter dan dengan keras menyampaikan kepada klien kami, ‘Ibu positif Covid,” kata Hadi.

Ditolak RS Rujukan 

Usai dinyatakan positif oleh dokter itu, RH kemudian dirujuk ke rumah sakit lain.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved