Terkini Daerah
Pemprov NTT Minta Tak Menafsirkan Foto Komodo 'Adang' Truk: Seolah-olah Tidak Menyukai Pembangunan
Viral di media sosial dan grup WhatsApp sebuah foto yang memperlihatkan truk pengangkut material berhadapan dengan seekor komodo.
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial dan grup WhatsApp sebuah foto yang memperlihatkan truk pengangkut material berhadapan dengan seekor komodo.
Sejumlah narasi di media sosial menyebutkan bahwa komodo itu seolah-olah mengadang truk proyek pembangunan "Jurassic Park" di Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Terkait foto itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Nusa Tenggara Timur (NTT) Marius Ardu Jelamu membenarkan bahwa lokasi foto tersebut berada di Pulau Rinca.

Baca juga: Viral Foto Komodo Adang Truk, Kemen PUPR: Pembangunan Tidak Merusak atau Mengganggu Habitat Komodo
Dia tidak mempemasalahkan foto tersebut karena momen itu dinilai sangat menarik.
"Tapi yang perlu diluruskan adalah jangan diberi tafsiran-tafsiran yang aneh-aneh, misalnya itu komodo tidak suka. Itu kan tidak bisa ditafsirkan seperti itu," ujar Marius saat dihubungi, Senin (26/10/2020).
"Jadi tidak boleh menafsir sesuatu secara simbolis bahwa seolah-olah komodo tidak menyukai pembangunan itu dan sebagainya," kata Marius menambahkan.
Marius meminta semua pihak melihat sisi positif dari pembangunan Jurassic Park di Pulau Rinca.
Jika pembangunan kawasan itu sudah jadi, tentu akan membawa nilai tambah bagi masyarakat NTT khususnya Kabupaten Manggarai Barat.
"Nanti kapal pesiar sudah bisa merapat di situ dan tentu itu sangat memudahkan para wisatawan," kata dia.
Baca juga: Viral Foto Komodo Adang Truk soal TN Jurassic Park Tuai Sorotan, sampai Bintang Emon Beri Sindiran
Sedangkan untuk sisi negatifnya, lanjut Marius, jika komodo terganggu, itu tentu merupakan konsekuensi dari sebuah pembangunan.
Marius menjelaskan, Pulau Rinca akan diperuntukan sebagai tempat khusus untuk pariwisata massa.
Baca juga: Kata BOPLBF soal Viral Komodo Adang Truk: Sebaiknya Tak Ambil Asumsi dari Foto yang Ada
Sedangkan khusus untuk Pulau Komodo menjadi kawasan konservasi, sehingga tidak ada pembangunan apapun di wilayah itu.
Di wilayah Pulau Rinca juga akan ada pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar karena warga juga akan berjualan suvenir di sana.
"Karena ketika semua pusat suvenir dibangun di sana termasuk sarana prasarana pendukung dibangun, maka ekonomi masyarakat akan berkembang. Itu juga memberi nilai tambah buat pendapatan asli daerah," ujar dia.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Soal Foto Komodo "Adang" Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...