Breaking News:

UU Cipta Kerja

Soal UU Cipta Kerja, Feri Amsari: Pak Jokowi Berdiri sebagai Pebisnis, Bukan sebagai Presiden

Direktur Pusako Universitas Andalas, Feri Amsari memberikan pandangannya terkait produk hukum kontroversi, yakni Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Youtube/Najwa Shihab
Direktur Pusako Universitas Andalas, Feri Amsari memberikan sorotan terhadap sikap dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).Hal itu diungkapkannya dalam acara Mata Najwa, Rabu (21/10/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Direktur Pusako Universitas Andalas, Feri Amsari memberikan pandangannya terkait produk hukum kontroversial yang baru-baru ini disahkan, yakni Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Dilansir TribunWow.com, Feri Amsari mengatakan bahwa pengesahan UU Cipta Kerja oleh DPR tentu tidak terlepas begitu saja dari peran pemerintah.

Hal itu diungkapkannya dalam acara Mata Najwa 'Trans7', Rabu (21/10/2020).

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) demo tolak UU Cipta Kerja kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020)
Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) demo tolak UU Cipta Kerja kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020) (Tribunnews/ Danang)

Baca juga: Bicara Kutukan Periode Kedua, Feri Amsari: Wajah Jokowi Sesungguhnya adalah yang saat Ini

Baca juga: Rocky Gerung Ibaratkan Pemerintah Jokowi Itu Pernikahan: Malam Pertama Pasangannya Udah Gak Percaya

Feri Amsari menyadari bahwa Omibus Law UU Cipta itu tujuannya tidak lain semata-mata hanya untuk kepentingan bisnis dunia.

"Saya pikir tidak ada enaknya untuk orang ditahan untuk bicara tentang apa yang dia anggap benar," ujar Feri Amsari.

"Yang benar yang terjadi adalah Pak Jokowi sedang membuka ruang untuk pasar dunia sebesar-besarnya masuk Indonesia tanpa batas," jelasnya.

Oleh karenanya, Feri Amsari menilai apa yang dilakukan oleh pemerintah saat ini dengan membentuk UU Cipta Kerja adalah untuk mengikuti politik ekonomi global.

Karena dengan disahkannya UU Cipta Kerja maka para investor dari luar bisa bebas dan mudah masuk ke Tanah Air.

"Ada penelitian yang mengatakan saat ini di dunia sedang ada persaingan membuat peraturan agar politik ekonomi global bisa masuk ke negara-negara masing-masing di dunia," katanya.

"Dan itulah yang sebenarnya ada di dalam Omnibus Law."

Menurutnya, undang-undang dengan nama lain UU Sapu Jagat itu menandakan pemerintah hanya mengedepankan tentang politik bisnis.

Baca juga: Reaksi Aria Bima ketika Rocky Gerung Benarkan Aksi Kerusuhan dalam Demo: Oo Lha Gila Kamu Rock

Dengan begitu, ia menilai  bahwa peran Jokowi saat ini adalah sebagai seorang pebisnis bukan sebagai sebagai presiden yang harusnya memikirkan terhadap rakyatnya.

"Wajah Omnibus Law adalah wajah politik bisnis, dan Pak Jokowi saat ini berdiri sebagai pebisnis, bukan sebagai presiden Republik Indonesia," pungkansya.

Simak videonya mulai menit ke- 2.25:

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved