Breaking News:

UU Cipta Kerja

Johnny G Plate Diminta Mundur dari Jabatannya karena Pernyataan di Televisi, Fadli Zon: Salah Bicara

Wakil Ketua Fraksi Gerindra Desmond J Mahesa meminta Presiden Jokowi melakukan reshuffle kepada menteri yang komunikasi publiknya buruk.

KOMPAS.com/WAHYUNANDA KUSUMA PERTIWI
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate - Wakil Ketua Fraksi Gerindra Desmond J Mahesa meminta Presiden Jokowi melakukan reshuffle kepada menteri yang komunikasi publiknya buruk termasuk Johnny G Plate. 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua Fraksi Gerindra Desmond Junaidi Mahesa meminta Presiden Jokowi melakukan reshuffle kepada menteri yang komunikasi publiknya buruk.

Termasuk Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate yang ramai diminta segera dicopot dari jabatannya.

Hal tersebut bermula dari pernyataan Johnny G Plate di acara Mata Najwa Trans 7, pada Rabu (14/10/2020) silam.

Baca juga: Sosok Wanita yang Terbakar dalam Mobil di Sukoharjo, Tangan Terikat hingga Masih Kerabat Jokowi

"Nah yang pertama kali harus dipecat dan diganti itu Menteri Kominfo gitu loh," ujar Desmond dikutip TribunJakarta.com dari Kompas.com.

Menurut Wakil Ketua Komisi III DPR ini, Johnny G Plate memiliki gaya komunikasi publik yang buruk.

Desmond menyebut Sekjen Partai NasDem tersebut bisa membuat citra Presiden Jokowi menjadi kurang baik.

"Kenapa? Ini kan komunikasi paling jelek tidak paham demokrasi dan cenderung menjerumuskan Pak Jokowi," tuturnya.

Hal senada diungkapkan oleh anggota DPR RI Fadli Zon.

Baca juga: Viral Video Massa Pendemo Bersembunyi di Masjid, Polisi Tembakkan Gas Air Mata sampai Halaman Masjid

Saat hadir sebagai narasumber di acara Kabar Petang TV One, pada Selasa (20/10/2020), Fadli Zon mengatakan Johnny G Plate salah bicara.

"Opini itu kan sesuatu yang biasa," ucap Fadli Zon.

"Karena Pak Kominfo itu kemarin saya kira salah bicara," imbuhnya.

Di acara Mata Najwa Johnny G Plate diketahui mengatakan 'Kalau pemerintah sudah bilang hoax, ya itu hoax, kenapa dibantah lagi'.

Fadli Zon menilai pernyataan tersebut tak mencerminkan Indonesia sebagai negara demokrasi.

Baca juga: Nagita Slavina Peringatkan Jangan Pamer soal Liburannya, Raffi Ahmad: 1 Kapal Habisnya Rp 900 Juta

"'Kalau pemerintah katakan itu hoaks ya hoaks', saya kira itu bukan cerminan dari sebuah negara demokrasi," kata Fadli Zon.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved