Terkini Daerah
Misteri Mayat Pria Diduga Terbakar, Cirinya: Pakai Cincin Silver, Tanpa Busana, Diduga Tewas 3 Hari
Mayat pria tidak dikenal ditemukan tewas tanpa busana di tengah hutan jati kawasan Gunung Butak, Desa Mojodowo, Kecamatan Kemlagi, Mojokerto.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Mayat pria tidak dikenal ditemukan tewas tanpa busana di tengah hutan jati kawasan Gunung Butak wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) petak 26, Desa Mojodowo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.
Mayat pria tersebut ditemukan dalam kondisi gosong seolah-olah terbakar.
Dilansir TribunWow.com, warga setempat lalu yang menemukan mayat pria tersebut lalu melaporkannya ke polisi.
Baca juga: Pembunuh Wanita Driver Ojol Tewas di Penjara, Anak Korban Ungkap Rasa Syukur: Awalnya Tak Percaya
Kapolsek Kemlagi AKP Supriadi membenarkan adanya temuan tersebut.
Ia menyebut diduga pria itu sudah tewas setidaknya tiga hari.
"Tidak ada identitas dan dari ciri fisik jenazah diduga korban telah meninggal lebih dari tiga hari," papar AKP Supriadi, dikutip dari Surya.co.id, Senin (19/10/2020).
Sejauh lima meter dari mayat tersebut ditemukan pakaian yang diduga milik korban.
Ciri-ciri lain yang ditemukan adalah adanya cincin berwarna silver yang dikenakan korban.
"Kami temukan pakaian lengan panjang warna biru, celana dalam dan dua botol air mineral diduga milik korban," kata Supriadi.
"Ada cincin pada jari tengah di tangan kiri korban," lanjutnya.
Meskipun begitu, Supriadi belum dapat memastikan penyebab kematian pria tidak dikenal itu, termasuk dugaan pembunuhan.
Diketahui mayat itu dalam kondisi terlentang di sebuah lubang seperti kubangan di dalam hutan.
"Penyebab korban meninggal belum dapat disimpulkan menunggu penyelidikan lebih lanjut," katanya.
"Tanda kekerasan nanti ya lantaran masih menunggu hasil identifikasi. Kalau melihat lokasinya berada di tengah hutan sepertinya sangat minim," jelas Supriadi.
Baca juga: Detik-detik Pelaku Pembunuh Bocah yang Selamatkan Ibunya Tewas, Kini Dimakamkan Dekat Korban
Selanjutnya polisi akan menggunakan alat Mambis yang terintegrasi dengan data e-KTP untuk mencari identitas korban.
Supriadi lalu menuturkan ciri-ciri fisik lain yang didapati pada korban.
"Diperkirakan korban berjenggot berusia lebih 50 tahun," ungkapnya.
Relawan warga dan polisi mengevakuasi jenazah korban.
Pria tidak dikenal itu lalu dibawa ke kamar mayat RSUD RA Basoeni Gedeg.
Diketahui sebelumnya mayat itu pertama kali ditemukan Syaifulloh (30), warga setempat yang tengah mencari tumbuhan di dalam hutan.
Merasa syok dengan penemuan itu, Syaifulloh bercerita ke pamannya, Wagito (60).
Keduanya lalu melapor ke kepala desa setempat dan kepolisian.
"Ada mayat di tengah hutan, yang tahu Syaifulloh saat mencari tumbuhan hutan iles-iles. Karena mencium bau tidak sedap, ketika diperiksa ternyata orang meninggal," kata Wagito.
Kronologi Penemuan Mayat
Dilansir TribunWow.com, pria itu ditemukan dalam kondisi tanpa busana dengan tubuh menghitam seolah-olah terbakar.
Warga Dusun Pudaksilik, Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan Kabupaten Jombang, Wagito (60), mengungkapkan mayat itu pertama kali ditemukan keponakannya, Syaifulloh (30).
Baca juga: Kronologi 2 Sahabat Tewas Terbakar di Rumah hingga Mayat Ditemukan sedang Berpelukan
Saat ditemukan, mayat pria itu dalam kondisi terlentang dengan tangan kanan terangkat ke atas dan kaki mengangkang.
Menurut Wagito, awalnya sang keponakan tengah mencari tumbuhan di hutan tersebut pada Senin (19/10/2020) sekitar pukul 08.00 WIB.
Di tengah perjalanannya, Syaifulloh mencium bau tidak sedap dan menemukan mayat.
"Ada mayat di tengah hutan," ungkap Wagito di lokasi kejadian, dikutip dari Surya.co.id.
"Yang tahu Syaifulloh saat mencari tumbuhan hutan iles-iles. Karena mencium bau tidak sedap, ketika diperiksa ternyata orang meninggal," paparnya.
Syaifulloh kemudian pulang dari tengah hutan.
Dengan medan yang cukup sulit, ia sampai di rumah 30 menit kemudian.
Menurut Wagito, keponakannya itu dalam keadaan syok dan gemetaran saat menceritakan kesaksiannya.
Mereka segera melaporkan penemuan itu ke Polsek Ngusikan, Kabupaten Jombang.
"Keponakan saya gemetaran cerita sama istrinya, ada mayat di hutan yang langsung dilaporkan kepala desa dan kepolisian," ungkap Wagito.
Kepala Desa Mojodowo, Muhammad Imam Mashudi langsung melanjutkan informasi tersebut ke Polsek Kemlagi.
"Warga Ngusikan tadi melaporkan ada jenazah pria di hutan dan lokasinya berada di kawasan Desa Mojodowo," kata Imam.
Setelah mendapat laporan, Imam dan warga menuju lokasi dan mendapati mayat sesuai yang disebutkan Wagito.
Baca juga: Pembunuh Wanita Driver Ojol Tewas di Penjara, Anak Korban Ungkap Rasa Syukur: Awalnya Tak Percaya
Di dekat korban ditemukan pakaian yang diduga milik korban, yakni pakaian lengan panjang motif kotak-kotak dan celama dalam.
"Korban tidak mengenakan pakaian juga informasi sementara seperti itu lantaran panas sehingga terlihat gosong," kata Imam.
Selain itu, tampak cincin berwarna silver pada jari tengah tangan kiri korban.
Menurut Imam, warga setempat tidak mengenali jenazah tersebut. (TribunWow.com/Brigitta)
Artikel ini diolah dari Surya.co.id dengan judul Kronologi Penemuan Mayat Pria yang Kondisinya Seperti Terbakar di Hutan Kemlagi Mojokerto dan Misteri Cincin Silver di Jari Tengah Mayat Gosong Tanpa Baju di Hutan Kemlagi Mojokerto, Saksi Syok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/jasad-pria-tanpa-busana-yang-ditemukan-dalam-kondisi-seperti-terbakar-di-tengah-hutan.jpg)