Breaking News:

Terkini Nasional

Lakukan Perombakan Besar-besaran, Erick Thohir Copot Dirut BUMN PT PPA yang Baru Menjabat 3 Bulan

Menteri BUMN Erick Thohir kini merombak tubuh PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) secara besar-besaran.

Editor: Atri Wahyu Mukti
Tribunnews.com/Herudin
Menteri BUMN Erick Thohir berikan penjelasan mengenai naiknya tagihan listrik yang dialami oleh masyarakat. 

TRIBUNWOW.COM - Menteri BUMN Erick Thohir kini merombak tubuh PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) secara besar-besaran.

Dalam keputusan Erick Thohir, ada perubahan posisi di perseroan, baik direksi maupun komisaris.

Perubahan itu tertuang dalam Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-325/MBU/10/2020 tanggal 9 Oktober 2020 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Pengelola Aset menetapkan susunan baru Direksi PT PPA (Persero).

Baca juga: Erick Thohir Tunjuk Barita Simanjuntak sebagai Komisaris Danareksa yang Baru, Ini Profilnya

Baca juga: Pilih Keluar dari Demokrat, Ferdinand Hutahaean Ungkap Ada Beda Prinsip: Ini adalah Puncaknya

Dikutip dari Antara, Minggu (11/10/2020), dalam salinan keputusannya, Erick Thohir memberhentikan dengan hormat Ari Soerono sebagai Direktur Utama, Muhammad Teguh Wirahadikusumah sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, RM Irwan sebagai Direktur Hukum dan SDM, dan Andry Setiawan sebagai Direktur Investasi 1.

Kemudian dalam keputusan Kementerian BUMN, Yadi J Ruchandi yang sebelumnya sebagai Direktur Investasi 2 menjadi Direktur Utama.

Lalu Rizwan Rizal Abidin semula sebagai Direktur Restrukturisasi menjadi Direktur Investasi 1 dan Restrukturisasi.

Kementerian BUMN juga mengangkat Adi Pamungkas Daskian sebagai Direktur Investasi 2 PT PPA.

Sementara untuk posisi komisaris perseroan, Menteri BUMN menetapkan pemberhentian dan pengangkatan anggota-anggota Dewan Komisaris PPA berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-326/MBU/10/2020 tertanggal 9 Oktober 2020.

Erick Thohir memberhentikan dengan hormat Edy Putra Irawady sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, Didyk Choiroel sebagai Komisaris, Himawan Hariyoga Djojokusumo sebagai Komisaris, dan Tirta Hidayat sebagai Komisaris Independen.

Baca juga: Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun - Robby Sumampouw Pengusaha Solo Meninggal Dunia di Singapura

 

 

Lalu masih di posisi komisaris, Kementerian BUMN mengangkat Krisna Wijaya sebagai Komisaris Utama, serta Marwanto Harjowiryono sebagai Komisaris.

Perombakan di tubuh PT PPA terbilang sangat cepat mengingat pergantian petinggi BUMN tersebut baru dilakukan pada Agustus 2020 atau sekitar 3 bulan yang lalu.

Dikutip dari laman resmi perusahaan, Arisudono Soerono yang diberhentikan Erick Thohir baru menjabat sebagai Dirut PT PPA pada 6 Agustus 2020 sesuai dengan surat nomor SK-265/MBU/08/2020.

Sebagai informasi, PT PPA adalah BUMN yang memiliki tugas utama untuk memberikan pertumbuhan yang berkesinambungan bagi seluruh pemangku kepentingan melalui kegiatan investasi, restrukturisasi dan penyehatan BUMN/BUMD, pengelolaan aset (negara, pemda, BUMN, BUMD dan swasta) dan advisory. Beberapa anak perusahaan PT PPA antara lain PT Nindya Karya, PT PPA Finance, dan PT PPA Kapital.

Artikel ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul "Erick Thohir rombak direksi-komisaris PT Perusahaan Pengelola Aset" dan di Kompas.com dengan judul "Erick Thohir Copot Dirut BUMN PT PPA yang Baru Menjabat 3 Bulan"

Sumber: Antara
Tags:
BUMNErick ThohirKementerian BUMNBadan Usaha Milik Daerah (BUMD)Kabinet Indonesia Maju
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved